PPSDM Migas Gelar Pelatihan untuk Tingkatkan SDM di 11 Kabupaten

Khoirul Anam - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 14:58 WIB
PPSDM  Migas
Foto: PPSDM Migas
Jakarta -

Pusat Pengembangan SDM (PPSDM) Migas menyelenggarakan Program Diklat bantuan Masyarakat di beberapa daerah di Indonesia. Daerah-daerah tersebut, antara lain Kabupaten Cilacap, Kabupaten Blora, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Tuban, Kabupaten Natuna, Kabupaten Sorong, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Seram Bagian Timur, dan Kabupaten Maluku Barat Daya.

Adapun program itu berupa pelatihan, seperti OPA Unit Forklift, Operator Scaffolding, dan Teknik Listrik Migas Tingkat Teknisi Sistem Utilitas. Sementara itu, program pelatihan diikuti sebanyak 75 peserta.

Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, menjelaskan bahwa Natuna menjadi salah satu daerah penghasil migas. Namun, menurutnya, sampai saat ini kegiatan migas itu semuanya offshore sehingga tidak ada kegiatan di daratan. Oleh karena itu, lanjut Rodhial, tenaga kerja migas Natuna agak sulit untuk diterima dan berpartisipasi menjadi tenaga kerja di bidang migas.

"Maka, ke depan kami akan mengusahakan bagaimana ada kegiatan migas itu di darat seperti kegiatan supporting untuk offshore. Sebelum itu terjadi kami harus menyiapkan SDM ketika nanti kita tidak jadi penonton di daerah sendiri karena kelemahan kita sendiri," ungkap Rodhial dalam keterangan resmi, Selasa (8/6/2021).

Dia juga berharap bahwa ke depannya bisa kembali lagi mengikuti pelatihan dasar sekaligus mengikuti pelatihan untuk tenaga teknisi dan operator, bahkan untuk manajemen. Nantinya, dia menambahkan, masyarakat dapat berpartisipasi untuk keseluruhan operasi kegiatan migas.

"Pesan saya kepada anak-anak kami dari Natuna bersungguh-sungguhlah dalam mengikuti pelatihan ini karena industri migas itu membutuhkan orang-orang yang kompeten di industri migas," lanjutnya.

Senada dengan Rodhial, Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati, juga mengingatkan kepada peserta pelatihan bantuan masyarakat ini untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik. Selain itu, dia mengungkapkan, gelombang pertama hendaknya berusaha dengan keras untuk menjadi contoh bagi gelombang berikutnya karena banyak SDM yang menginginkan terlibat dalam pelatihan.

"Saya ingatkan sekali lagi bagi anak-anakku yang mengikuti pelatihan ini untuk bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan ini. Manfaatkan dengan sebaik-baiknya baik itu ketika berada di kelas maupun ketika praktik di lapangan. Tak lupa juga saya mengajak Bapak Wakil Bupati Natuna untuk bersama-sama berjuang meningkatkan SDM lokal industri migas sehingga ketika bisa ikut berperan serta dalam pembangunan dan peningkatan SDM lokal," jelasnya.

(mul/mpr)