Puan Maharani Bicara Pilpres: Saya Tak Pernah Bisiki Bu Megawati

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 18:30 WIB
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berswafoto bersama Ketua DPP PDIP Puan Maharani saat acara Jambore kader Komunitas Juang PDI Perjuangan di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (10/2). Dalam orasinya, megawati mengancam kadernya jika terdapat penyebar hoax agar segera angkat kaki dan keluar dari pdip.
Megawati dan Puan (Dok. PDIP)
Jakarta -

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani mengingatkan seluruh kader untuk solid dalam satu barisan. Puan menegaskan dirinya akan ikut sepenuhnya pada keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Berani berpolitik, maju berpolitik. Kita harus dalam satu barisan, solid dan tegak lurus," kata Puan saat memberikan arahan kepada tiga pilar PDI Perjuangan di Manado dalam siaran pers, Senin (7/6/2021).

Turut hadir kepala-wakil kepala daerah, anggota Fraksi PDIP DPR RI dan DPRD provinsi/kabupaten/kota, serta pengurus PDI Perjuangan tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Puan menyampaikan semasa hidup Taufiq Kiemas pernah berpesan bahwa untuk mengetahui penyebab menang atau kalah dalam pemilu adalah dengan merasakan secara langsung.

"Tidak ada teorinya, hanya bisa dirasakan jika sudah berjuang bersama dengan yang lain," ungkap Puan.

Puan lalu menceritakan pengalamannya dalam memenangkan PDIP dan Jokowi pada Pemilu 2014 dan Pemilu 2019. Bahkan, pada Pemilu 2014, Puan menjadi Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP. Namun dia menegaskan dia tak pernah ikut cawe-cawe pada keputusan Megawati, termasuk soal pilpres.

"Saya enggak pernah bisikin Ketua Umum untuk urusan partai, beliau adalah Ketua Umum saya untuk urusan partai. Kalau Bu Mega sudah putuskan, saya ikut," ungkapnya.

Puan menegaskan tugas kader-kader PDIP tidak hanya memenangi pemilu, tapi juga harus membawa harapan dan menghadirkan kesejahteraan untuk masyarakat.

"Kita bukan hanya ingin PDI Perjuangan menang Pemilu, lebih dari itu. Kita ingin kemenangan PDI Perjuangan membuka jalan untuk mewujudkan Indonesia berdaulat, berdikari, dan berkepribadian," ujarnya.

Puan mengingatkan bahwa komitmen dan keberpihakan PDIP kepada masyarakat. Menurut dia, petugas partai dari PDIP di eksekutif dan legislatif harus mampu menyusun dan melaksanakan kebijakan berpihak pada masyarakat.

"Petugas partai di eksekutif dan legislatif, melalui program-program pemerintah pusat maupun daerah, agar memastikan alokasi anggaran dan program untuk dapat menyangga kehidupan rakyat dan ekonomi kerakyatan," ungkapnya.

Simak juga video 'Survei Parameter Politik: Elektabilitas Prabowo Turun, Puan Naik':

[Gambas:Video 20detik]

(rfs/tor)