MMI: Sumbangan AS Itu Politik Dolar
Kamis, 16 Mar 2006 09:22 WIB
Jakarta - Nantinya, anak-anak Indonesia bisa menikmati program anak populer di Amerika Serikat (AS) yakni Sesame Street. Pasalnya dalam kunjungan ke Indonesia, Menlu AS Condoleezza Rice mengumumkan program bantuan sebesar 8,5 juta dolar yang diperuntukkan bagi pembuatan acara tersebut tetapi dalam versi Indonesia.Bantuan tersebut didanai pemerintah AS, melalui Badan Pemerintah AS untuk Pembangunan Internasiona (USAID) kepada Sesame Workshop. Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) justru menilai ada agenda tersembunyi di balik pemberian bantuan tersebut."Ini politik dolar untuk mendorong pemerintah agar meningkatkan kinerja supaya AS tidak dibenci. Pemberian uang dolar itu pelecehan," kata Ketua Departemen Informasi dan Data MMI, Fauzan Al Anshori, saat dihubungi detikcom Kamis (16/3/2006).Soal acara bagi anak Sesame Street tersebut, dia menilai itu merupakan bagian dari kampanye AS. "Materinya berisi propaganda, bahwa AS tidak memusuhi Islam, seolah-olah mereka cinta damai," ujarnya berapi-api.Fauzan meminta supaya pemerintah menolak pemberian bantuan tersebut karena bagian dari rencana AS dalam program war on terrorism. Dia melihat hal itu sebagai penghinaan terhadap kedaulatan bangsa."Jadi jangan terlena. Itu bagian dari proyek mereka. Sebagai negara yang berprinsip bebas aktif kita tidak memihak," ujarnya.MMI juga mengkritik pengamanan berlebihan yang diberikan kepada Menlu AS tersebut. "Condy itu seperti menginspeksi anak buah," cetusnya.Atas hal itu, MMI akan memmberikan nota protes. "Kita akan sampaikan kepada Pemerintah Indonesia dan AS," tandasnya.
(ndr/)











































