Jubir: GAM Tak Akan Angkat Senjata Jika RUU PA Molor

Jubir: GAM Tak Akan Angkat Senjata Jika RUU PA Molor

- detikNews
Kamis, 16 Mar 2006 08:45 WIB
Banda Aceh - Damai di Aceh selalu menjadi komitmen Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Bahkan meski RUU Pemerintahan Aceh (RUU PA) molor dari jadwal 31 Maret, senjata GAM dijamin tidak akan menyalak."GAM tidak akan mengangkat senjata, kita kan terus cari jalan keluar dengan musyawarah," kata jubir GAM Swedia Bakhtiar Abdullah di kantor pusat GAM, Lamdingin, Banda Aceh, Rabu (15/3/2006).Dia mengaku optimistis pembahasan RUU PA oleh DPR selesai sesuai jadwal, apalagi ada dunia internasional yang turut menyaksikan proses damai di Aceh."Harus ada ketulusan dan komitmen kedua belah pihak. Secara langsung GAM belum dilibatkan oleh DPR kalau DPRD NAD sudah. Kami bersedia membicarakan RUU PA, harus ada keterbukaan jangan ada prejudice (prasangka)" ungkapnya.Dia juga mengingatkan pemerintah, mengenai belum dibebaskannya semua tahanan GAM, dimana ada 62 orang lebih yang masih ditahan di rutan di Medan, Jakarta dan pulau Jawa."Kita usahakan untuk menyelesaikannya dengan bantuan Aceh Monitoring Mission (AMM)," ucapnya.ProvokasiMengenai pernyataan Menhan Juwono Sudarsono soal ada sinyalemen petinggi GAM giat melakukan pertemuan yang diisi propaganda dan provokasi antipemerintah, Bakhtiar mengingatkan agar setiap tuduhan disertai bukti."Kalau ada bukti, silakan adukan dan kirim laporan lengkap ke AMM. Memang tidak semua bakal berjalan dengan mulus. Tapi laporan yang ada akan ditindaklanjuti AMM," ujarnya.Dia pun mengakui pernah menghadiri pertemuan dengan masyarakat. Tapi untuk menghadiri majelis syukuran atau peringatan dan menyantuni anak yatim."Dalam pertemuan itu, kita tidak lebih dari memberi nasihat untuk melancarkan MoU," jelas Bakhtiar.GAM antipemerintah? "Kita tidak pernah agree dalam sesuatu hal. Tapi setelah kejadian tsunami, ada keikhlasan untuk berdamai. Tidak harus dipaksa ada pihak yang mengalah. Cari titik temu saja," kata Bakhtiar. (ahm/)


Berita Terkait