Mendes Ungkap Urgensi Pemutakhiran Data Berbasis SDGs Desa

Yudistira Imandiar - detikNews
Minggu, 06 Jun 2021 19:46 WIB
Mendes Abdul Halim
Foto: Kemendes
Jakarta -

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menegaskan data berbasis SDGs Desa merupakan item penting bagi penyelenggaraan pemerintah desa. Data tersebut menjadi acuan penggunaan dana desa dan landasan arah kebijakan pembangunan desa.

Hal tersebut disampaikan Abdul Halim saat menyerahkan penghargaan kepada 73 desa di Kabupaten Sidoarjo yang telah menyelesaikan pendataan berbasis SDGs Desa, bertempat di Pendopo Kabupaten Sidoarjo.

"Perlu saya tegaskan lagi, bahwa data itu mutlak diperlukan di mana pun kita hidup, kita ini butuh data. Dan data itu harus valid, bukan hanya valid, harus lengkap, bukan hanya lengkap, tapi juga harus terus terupdate," jelas Abdul Halim dalam keterangan tertulis, Minggu (6/6/2021).

Ia menambahkan data desa diperlukan agar pemerintah daerah agar bisa lebih detail dalam melihat permasalahan di daerahnya.

"Maka Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di tahun 2021 ini menekankan kepada seluruh desa untuk melakukan pemutakhiran data berbasis SDGs Desa," tegas Abdul Halim.

Data desa, ulas Abdul Halim, meringankan kinerja pemerintah desa. Dengan data yang valid, pemerintah desa bisa memanfaatkan dana desa secara tepat. Selain itu, lanjutnya, kepala desa tidak perlu lagi adu otot dalam melakukan pembahasan prioritas pembangunan di desa, karena sudah ada datanya.

"Kalau tidak ada data, pasti adu otot bukan adu data. Adu otot antara kepala desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama elit-elit desa, terkait dengan mau dipakai apa dana desa ini," terang Abdul Halim.

"Tapi ketika sudah punya data yang lengkap, maka yang jadi dasar di dalam membahas penggunaan dana desa adalah adu data, bukan adu otot," imbuhnya.

Sekali lagi, ia berpesan kepada desa-desa di seluruh Indonesia memutakhirkan data berbasis SDGs Desa, yakni pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) yang lebih detail. Pemutakhiran data itu meliputi pendalaman data-data pada level RT, keluarga, dan warga sehingga bisa memberikan informasi lebih banyak sebagai proses perbaikan data.

(ega/ega)