Rutan di Makassar Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Reinhard Soplantila - detikNews
Minggu, 06 Jun 2021 03:13 WIB
Ilustrasi Kebakaran. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Makassar -

Rumah Tahanan (Rutan) Klas 1A Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terbakar. Kebakaran diduga akibat korsleting arus pendek listrik.

Menurut Kepala Rutan Kelas 1A Makassar, Sulistiyadi, kejadian ini berawal dari terbakarnya gudang penyimpanan alat makan dan baju tahanan pada hari Minggu (6/6/2021) sekitar pukul 00.55 WITA. Namun kini kobaran api sudah dapat dikendalikan oleh pemadaman yang dilakukan oleh aparat kepolisian, TNI, dan damkar Makassar.

"Di mana terjadi korsleting listrik yang ada pada gudang penyimpanan kaos dan peralatan makan pada Rutan Klas 1 Makassar, sehingga ada sedikit kebakaran syukur alhamdullilah dalam waktu tidak lama api dapat dipadamkan dan seluruh bantuan TNI, Polri dan dinas pemadam kebakaran," ujar Sulistiyadi.

Setelah dilakukan pengecekan, kebakaran ini terjadi hanya di satu ruangan saja di dalam rutan. Kerugian materil akibat peristiwa ini ditaksir hanya sekitar sepuluh juta rupiah.

"Kerugian material tidak banyak, sekitar kurang dari sepuluh juta. Hanya satu tempat (terbakar) di tempat penyimpan pakaian dan peralatan makan," kata Sulistiyadi.

Para warga binaan di dalam rutan diketahui tidak ada yang menjadi korban dalam peristiwa ini dan semuanya masih dalam keadaan lengkap. Hanya saja, warga binaan pengenalan lingkungan di Blok B harus dipindahkan ke Blok I akibat lokasi yang terdampak kebakaran.

"Alhamdulillah (warga binaan) tidak terganggu dan semua lengkap dan dalam kondisi sehat. Hanya karena posisi gudang dekat dengan Blok B maka warga binaan kami pindahkan dari B ke Blok I," ungkap Sulistiyadi.

(rfs/rfs)