Terhadang Demo 1.500 Orang, Kalla Pergi Lewat Pintu Belakang
Rabu, 15 Mar 2006 16:19 WIB
Jakarta - Gara-gara 1.500 orang dari Serikat Rakyat Miskin Kota demo di gedung Balaikota Jakarta, Wapres Jusuf Kalla terpaksa meninggalkan kantornya lewat pintu belakang alias lewat Jalan Kebon Sirih. Kalla perlu pergi dari kantornya untuk menghadiri rapat bidang ekomomi di Istana Negara.Kantor Kalla memang letaknya bersebelahan dengan gedung Balaikota, tempat Gubernur Sutiyoso berkantor. Nah, massa yang berdemo tersebut meluber sampai depan kantor Wapres.Alhasil, Kalla yang harus memenuhi undangan Presiden SBY untuk rapat membahas masalah ekonomi ini harus rela meninggalkan kantornya menuju Istana Negara melalui pintu belakang pukul 14.45 WIB, Rabu (15/3/2006). Dia dikawal 6 mobil Paspampres dan 1 mobil cadangan bernopol B2. "Rombongan Wapres ke luar pintu belakang untuk menghindari demo di Balaikota. Kita tidak mau mengambil risiko. Kalau ada yang menimpuk mobil Bapak, siapa yang nanggung," kata seorang anggota Paspampres yang enggan disebut namanya ini di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (15/3/2006).Sementara itu, massa berangsur-angsur membubarkan diri. Massa menuntut pemerintah memprioritaskan subsidi bagi rakyat bukan memprioritaskan pembayaran utang dan subsidi bankir korupsi. Massa sebelumnya juga melakukan aksi di kantor Menko Kesra dan Istana Merdeka ini.
(aan/)











































