Komisi VIII Minta Kemenag Sosialisasi Pembatalan Haji 2021: Agar Dipahami

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 03 Jun 2021 18:27 WIB
Ketua DPP Golkar Ace Hasan
Ace Hasan Syadzily (Dok. detikcom)
Jakarta -

Pemerintah lewat Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memastikan Indonesia tidak memberangkatkan haji 2021. Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily menghormati keputusan Yaqut.

"Kami menghormati keputusan Menteri Agama RI untuk tidak memberangkatkan calon ibadah haji tahun 2021 ini. Kebijakan ini harus dipahami karena untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan warga negara Indonesia yang menjadi calon jemaah haji," kata Ace kepada wartawan, Kamis (3/6/2021).

Ace mengatakan kesehatan dan keselamatan haji merupakan tanggung jawab negara. Dengan demikian, keputusan membatalkan haji 2021 merupakan langkah yang tepat di tengah wabah COVID-19 yang masih melanda dunia, termasuk Arab Saudi.

"Dengan adanya wabah COVID-19 yang masih melanda dunia, termasuk yang terjadi di Arab Saudi dan negara-negara lainnya, harus menjadi perhatian serius kita demi kesehatan dan keselamatan calon jemaah haji," ucapnya.

Meski begitu, Ace mendesak agar Kemenag segera menjelaskan persoalan ini kepada masyarakat. Khususnya, kata dia, terkait kebijakan pembatalan haji 2021 agar dipahami dan diterima masyarakat.

"Hanya memang yang harus dilakukan Kementerian Agama adalah menjelaskan kepada masyarakat soal kebijakan ini agar dapat dipahami dan diterima sebagai keputusan yang tepat. Karena itu, Kementerian Agama harus memiliki narasi dalam komunikasi yang efektif dan diterima masyarakat secara bijaksana," ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia mengumumkan nasib pemberangkatan Haji 2021. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memastikan Indonesia tidak memberangkatkan haji 2021.

"Pemerintah melalui Kementerian Agama menerbitkan keputusan Menag RI Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H 2021 M," kata Menag Yaqut dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di akun Instagram Kementerian Agama, Kamis (3/6).

(maa/gbr)