KPK Usul Tambahan Anggaran, Romo Syafi'i Singgung BLBI-TWK

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 03 Jun 2021 15:37 WIB
Rapat Komisi III DPR dan KPK
Rapat di Komisi III DPR (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta -

Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan usulan kebutuhan anggaran tambahan bagi KPK sebesar Rp 403 miliar dalam rapat bersama Komisi III DPR. Anggota Komisi III F-Gerindra, Romo Syafi'i, melontarkan kritik seputar tes wawasan kebangsaan (TWK) KPK.

Kritik itu disampaikan Romo saat rapat KPK dan PPATK di ruang rapat Komisi III, Kamis (3/6/2021), sekitar pukul 15.00 WIB. Romo awalnya meyakini penambahan anggaran sebetulnya sudah sesuai dengan yang diperlukan KPK.

"Soal permohonan penambahan anggaran, saya kira Fraksi Gerindra sangat meyakini Bapak-bapak benar-benar paham apa yang akan dikerjakan sehingga benar-benar paham berapa anggaran yang diperlukan. Karena itu menurut kami permohonan penambahan anggaran baik KPK dan PPATK itu bisa dimaklumi atau kita setuju," ucap Romo.

Romo lantas berharap tambahan anggaran itu juga dibarengi dengan diwujudkannya visi dan misi KPK untuk menurunkan tingkat korupsi. Dia meminta hal itu benar-benar dilakukan.

"Tetapi kemudian yang kita inginkan seperti visi KPK bersama masyarakat menurunkan tingkat korupsi untuk wujudkan Indonesia maju dengan 4 misinya itu benar-benar dilaksanakan sesuai hukum," ujarnya.

Kemudian Romo menyinggung SP3 kasus BLBI yang dilakukan oleh KPK. Tak hanya itu, menurutnya, persoalan tes wawasan kebangsaan juga berpotensi menimbulkan pertanyaan dengan permintaan tambahan anggaran ini.

"Kenapa? Karena ada beberapa persoalan yang sekarang paling tidak jadi perhatian publik, tentang SP3 BLBI, soal TWK dan sebagainya ini kemudian menjadi pertanyaan dengan permohonan tambahan anggaran ini," singgungnya.

Politisi Gerindra ini menyebut DPR berisiko masyarakat jika memberi tambahan anggaran. Dia menyebut akan timbul anggapan masyarakat DPR mendukung persoalan di KPK.

"Artinya. kalau untuk program kami pahami, tapi bahwa kami ini berisiko juga di masyarakat seperti mendukung yang tidak seharusnya terjadi baik PPATK atau di KPK," tuturnya.

Lihat Video: ICW Adukan Firli Bahuri atas Dugaan Korupsi

[Gambas:Video 20detik]

(maa/gbr)