5 Vendor Diperiksa soal Kebocoran Data BPJS Kesehatan, Ini yang Digali Polri

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Kamis, 03 Jun 2021 14:34 WIB
Jakarta -

Bareskrim Polri telah memeriksa lima vendor penyedia perangkat teknologi terkait kasus dugaan kebocoran data BPJS Kesehatan. Polri menggali bagaimana modus pelaku membocorkan data.

"Beberapa saksi dari BPJS telah diperiksa dan juga beberapa vendor ya sebagai penyedia teknologi informasi yang ada di BPJS itu pun telah dilakukan pemeriksaan pemeriksaan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan, Kamis (3/6/2021).

Rusdi berharap bisa segera menyelesaikan kasus kebocoran data. Polri menduga keras data yang bocor adalah milik peserta BPJS Kesehatan.

"Diduga keras terjadi kebocoran, ya kita belum dapat memastikan ini masih diperiksa terus oleh penyidik tentang hal tersebut, tapi diduga keras terjadi kebocoran data peserta BPJS Kesehatan," kata Rusdi.

Bareskrim saat ini masih menyelidiki dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dari BPJS Kesehatan. Polri juga mendalami modus kebocoran data ini.

"Kalau kebocoran bagaimana dengan modusnya. Bagaimana pelaku membocorkan segala macam masih diteliti oleh penyidik," ungkapnya.

Seperti diketahui kasus dugaan kebocoran data WNI ini sedang ditangani oleh Bareskrim Polri. Disebutkan, 279 juta data WNI dijual secara online di forum hacker, Raid Forums.

Informasi pribadi dalam data bocor itu meliputi NIK (nomor induk kependudukan), nama, alamat, nomor telepon, bahkan kabarnya juga besaran gaji. Disertakan pula sejuta sampel data untuk pengecekan.

(idn/idn)