Saksi Cerita Terdakwa Kasus Bansos Bawa 'Uang Pak Menteri' Dalam Koper

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 03 Jun 2021 00:01 WIB
Mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara menjalani sidang perdana kasus korupsi Bansos. Juliari Batubara didakwa menerima uang suap Rp 32,4 miliar.
Foto: Juliari Peter Batubara (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Komisaris PT Rajawali Parama Indonesia (PT RPI), Daning Saraswati menceritakan tentang fee bansos Corona untuk Juliari Peter Batubara, saat masih menjabat Menteri Sosial (Mensos). Menurut Daning, fee bansos untuk Juliari itu disimpan mantan PPK bansos Matheus Joko Santoso dalam koper.

Hal itu diungkapkan Daning saat bersaksi dalam sidang Matheus Joko Santoso di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (2/6/2021). Daning mengaku bertemu Joko di rumahnya. Joko membawa koper berisi uang.

Daning mengaku menanyakan ke Joko untuk siapa uang tersebut. Joko pun menjawabnya.

"Saat itu tanya nadanya guyon. 'Banyak banget itu uang apa?' Jawabannya Pak Joko, 'uangnya pak menteri'," kata Daning.

Namun, Daning mengaku tidak mengetahui jumlah uang yang berada di dalam koper yang dibawa Joko. Joko saat itu datang ke rumah Daning yang berada di Cakung, Jakarta Timur.

Jaksa kemudian mengonfirmasi BAP Daning yang menyebut uang yang berada di koper-koper Joko adalah fee bansos dari vendor. Daning membenarkan itu. Dia mengaku saat itu Joko memberi tahu dia tentang asal usul uang.

"BAP 12, sepanjang pengetahuan saya, saudara Joko kerap menerima uang-uang setoran bansos dari vendor yang mengerjakan pengadaan COVID-19. Selain itu Joko juga sering membawa koper uang fee setoran di Apartemen Green Pramuka City. Benar?" tanya jaksa.

"Saya tidak melihat, saya mendengar (dari Joko)," jawab Daning.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.