Ketua MPR Serahkan Paket Bantuan Susu untuk 1.500 Pengemudi Ojol

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Rabu, 02 Jun 2021 18:12 WIB
Bambang Soesatyo menyerahkan paket bantuan susu dari KALBE Nutritionals untuk 1.500 pengemudi ojek online (ojol) di wilayah Jakarta yang memiliki anak berusia 1-5 tahun.
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyerahkan paket bantuan susu dari KALBE Nutritionals untuk 1.500 pengemudi ojek online (ojol) di wilayah Jakarta yang memiliki anak berusia 1-5 tahun. Hal itu diberikan sebagai bentuk kontribusi pelaku usaha terhadap nutrisi anak dari pengemudi ojol.

"Saat ini para pengemudi ojek online termasuk yang pendapatannya menurun akibat pandemi COVID-19. Bantuan susu tersebut selain bisa meringankan beban mereka, juga untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan nutrisi yang berkualitas," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Rabu (2/6/2021).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan dari berbagai kajian kesehatan menekankan pentingnya 1.000 hari pertama atau sekitar dua setengah tahun, sebagai masa yang krusial bagi tumbuh kembang balita. Pada masa ini, otak anak mengalami tumbuh kembang dengan pesat.

"Agar dapat tumbuh optimal, semua kebutuhan dasar bayi wajib terpenuhi. Antara lain asupan nutrisi yang didapat melalui ASI maupun susu formula, kasih sayang, stimulasi, hingga imunisasi," ungkap Bamsoet.

Dia menilai pemberian susu secara rutin kepada anak-anak dapat mencegah stunting pada anak, sehingga memastikan keberlangsungan masa depan bangsa.

"Berdasarkan laporan UNESCO tentang level malnutrisi anak edisi 2021, diperkirakan ada 149,2 juta anak-anak di dunia yang mengalami stunting. Angka itu setara 22% anak-anak balita di dunia pada 2020," kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan berdasarkan estimasi UNICEF, ada 31,8% anak stunting di Indonesia. Angka di Indonesia lebih tinggi dibandingkan Korea Selatan (2,2%), Jepang (5,5%), Malaysia (20,9%), China (4,7%), Thailand (12,3%), Filipina (28,7%), dan Kenya (19,4%).

"Anak-anak yang menderita stunting tidak hanya menghadapi masalah tinggi badan dan perkembangan otak, tetapi berpengaruh ke ekonomi mereka saat dewasa. Mereka menghadapi kesulitan belajar di sekolah, berpenghasilan lebih kecil sebagai orang dewasa, dan menghadapi halangan untuk berpartisipasi dalam masyarakat mereka," jelasnya.

Oleh karena itu, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini meminta seluruh komponen bangsa mendukung langkah Presiden Joko Widodo menekan kasus stunting di Indonesia hingga berada di angka 14% pada tahun 2024. Selain menekan angka kematian ibu hingga di bawah 183 kasus per 100.000 ibu melahirkan.

"Jika anak-anak tidak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, otomatis masa depan bangsa juga akan terkena dampak negatifnya. Mempersiapkan masa depan bangsa, harus dimulai dengan mempersiapkan para balitanya. Dimulai dengan memastikan mereka mendapatkan nutrisi dan gizi yang baik," pungkasnya.

Sebagai informasi, turut hadir dalam penyerahan paket bantuan susu tersebut antara lain Brand Head KALBE Nutritionals Jakarta Rino, Brand Manager KALBE Nutritionals Jakarta Ria Ruth Maria dan Ketua Presidium Garda Indonesia Igun Wicaksono.

(fhs/ega)