SBY Minta Maaf Pada KPU

SBY Minta Maaf Pada KPU

- detikNews
Rabu, 15 Mar 2006 13:39 WIB
Jakarta - Setelah tertunda lebih dari satu tahun, para anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya dapat bertemu secara resmi dengan Presiden SBY. SBY pun langsung meminta maaf bila kekeliruan penyebab terjadinya penundaan ada di pihak pemerintah. "Kami terharu karena Presiden dengan gentleman sampaikan permohonan maaf apabila kekeliruan itu terletak pada pemerintah," kata Wakil Ketua KPU Ramlan Surbakti di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (15/3/2006). Dalam pertemuan selama satu jam tadi, ia didampingi oleh anggota KPU Valina Singka Subekti dan Chusnul Mariyah. Sementara SBY didampingi Mendagri M Ma'ruf dan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra. Ramlan menjelaskan, maksud KPU menemui Presiden secara resmi adalah melaksanakan kewajiban konstitusional mereka yaitu menyampaikan hasil evaluasi penyelenggaraan Pemilu 2004. Sesuai ketentuan UU No 12/2003 tentang Pemilu, kewajiban itu seharusnya dilaksanakan 30 hari setelah pelantikan pasangan presiden dan wakil presiden terpilih. Namun baru pagi ini bisa dilaksanakan. Mendagri M Ma'ruf pada kesempatan sama mengatakan bahwa keterlambatan pertemuan mungkin terjadi akibat kesalahan teknis komunikasi. Tidak ada niat pemerintah mengabaikan kerja keras KPU menyelenggarakan Pemilu yang berjalan tertib, demokratis, transparan dan keberhasilannya bisa dipertanggungjawabkan. "Presiden juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi tinggi atas kinerja KPU yang telah mengawal dan menyelenggarakan tahapan Pemilu yang luar biasa padatnya. Mungkin juga yang paling rumit di dunia pada waktu itu, karena sekaligus pemilu legislatif dan eksekutif," ujar Ma'ruf. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads