Profil Bupati Alor yang Viral Marah ke Risma soal PKH

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 02 Jun 2021 12:56 WIB
Jakarta -

Bupati Alor di Nusa Tenggara Timur (NTT) Amon Djobo viral gegara memarahi pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) dan menyindir Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini soal Program Keluarga Harapan (PKH). Amon merupakan bupati yang diusung oleh sejumlah partai, termasuk PDIP, saat Pilkada 2018.

Dilihat dari situs infopemilu.kpu.go.id, Rabu (2/6/2021), Amon merupakan pria kelahiran 22 Februari 1960. Dia merupakan Bupati Alor 2 periode.

Amon maju di Pilkada 2018 sebagai petahana. Dia berpasangan dengan Imran Duru. Keduanya diusung oleh NasDem, PKS, PDIP, PPP, PAN, Demokrat, dan Gerindra.

Amon-Imran bersaing dengan Imanuel E Blegur-Haji Taufik Nampira. Amron-Imran menang dengan 59.917 suara atau 54,11%, sementara Imanuel-Taufik mendapat 50.806 suara (45,88%).

Viral Sindir Risma soal PKH

Amon viral setelah dirinya terlihat marah-marah dalam video berdurasi 3 menit 9 detik. Dalam video itu, tampak Amon duduk sambil memarahi dua petugas Kementerian Sosial (Kemensos) yang berada di samping kirinya.

Amon mengatakan seharusnya pembagian bantuan PKH harus melewati Pemda selaku eksekutif. Dia marah gara-gara bantuan itu disebutnya dibagikan oleh legislatif atau DPRD setempat.

"Jangan pakai politik yang seperti itu, dia (Risma) tidak tahu proses bantuan pola penanganan, teknis penanganan bantuan ini sampai di bawah. Mulutnya lebih cepat dari pikiran, pejabat apa model begitu, Menteri model apa model begitu," kata Amon dalam video tersebut.

"Memangnya PKH itu DPR yang urus? Besok kamu pulang sudah, besok saya bikin surat ke Presiden, dia (Risma) pikir dia hebat," imbuhnya dengan nada yang kencang.

Amon menyebut tidak masalah jika dirinya dilaporkan kepada Presiden Jokowi. PKH, katanya, merupakan program pusat dan penanganannya berada di bawah pemerintah. Amon menganggap penyaluran PKH oleh legislatif tidak menghargai usaha Pemkab.

Simak penjelasan Risma di halaman selanjutnya.