300 Aktivis Serikat Rakyat Miskin Kota Datangi Menko Kesra
Rabu, 15 Mar 2006 12:42 WIB
Jakarta -
Sekitar 300 orang dari Serikat Rakyat Miskin Kota (SRMK) berunjuk rasa di depan Kantor Menko Kesra. Mereka menggelar aksi untuk menuntut pencairan dana bantuan langsung tunai (BLT) tahap III, menolak beras mahal, minyak goreng dan minyak tanah yang mahal.Aksi yang berlangsung di depan Kantor Menko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (15/3/2006) karuan saja membuat jalan menjadi macet.Dalam orasinya para aktivis menyerukan tuntutan pendidikan secara menyeluruh yang digratiskan serta menolak kenaikan tarif dasar listrik (TDL).Serikat Rakyat Miskin Kota terdiri dari Laskar Pemuda Rakyat Miskin, Serikat Pengamen Merdeka, Serikat Pemuda Rakyat, Sanggar Belajar Rakyat dari 3 wilayah di Jakarta yaitu Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Jakarta Utara.Aksi unjuk rasa ini diikuti oleh ibu rumah tangga, pengamen jalanan dan anak jalanan. Mereka berorasi di depan kantor Menko Kesra sambil memukul alat penggorengan.Mereka membawa spanduk, "Beras Murah Berkualitas dengan Mensubsidi Petani," "BLT, Pendidikan, Kesehatan, Pengangguran adalah Tanggung jawab SBY-Kalla", "Kesehatan Gratis untuk Seluruh Rakyat."Peserta aksi kebanyakan menggunakan baju berwana merah. Rencananya aksi akan dilanjutkan di depan istana, setelah itu menuju ke kantor Gubernur DKI Jakarta.Para pengunjuk rasa berniat bertemu Menko Kesra Aburizal Bakrie. Sayang, niat mereka kandas karena hanya ditemui oleh Deputi Bidang Kesra Adang Setiawan.
(san/)










































