Indonesia Diminta Waspada Wabah Jamur Hitam!

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 02 Jun 2021 07:00 WIB
Epidemiolog, Dicky Budiman. (Dok pribadi)
Foto: Epidemiolog, Dicky Budiman. (Dok pribadi)
Jakarta -

Jamur hitam tengah mewabah di India hingga menginfeksi 11 ribu orang. Pakar epidemiologi Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan Indonesia mesti mewaspadai wabah jamur hitam.

"Tentu untuk Indonesia yang harus diwaspadai dan harus didalami oleh Indonesia," ujar Dicky Budiman lewat pesan suara kepada detikcom, Selasa (1/6/2021).

Dicky menjelaskan Indonesia berpotensi terserang wabah jamur hitam. Karena kondisi yang dialami India saat ini mirip dengan Indonesia.

"Peluangnya (terkena wabah jamur hitam) kurang lebih sama dengan yang terjadi di India karena kondisinya (sama)," terang Dicky.

Belum usai hadapi 'tsunami' Corona dan jamur hitam, India kembali dihadapkan pada ancaman baru yakni jamur putih. Apa itu infeksi jamur putih?Belum usai hadapi 'tsunami' Corona dan jamur hitam, India kembali dihadapkan pada ancaman baru yakni jamur putih. Apa itu infeksi jamur putih? (Foto: AP Photo/Mahesh Kumar A)

Kemiripan India dan Indonesia

Pertama, Indonesia dan India sama-sama mengalami gelombang pertama pandemi Corona yang panjang. Indonesia dan India beberapa kali terjadi ledakan kasus Corona.

Lalu, penderita diabetes di Indonesia dan India juga terbilang tinggi. Diketahui, penderita diabetes di India mayoritas terinfeksi jamur hitam.

"Dugaan saya varian B 1617 ini lebih memiliki kemampuan untuk menurunkan efikasi antibodi termasuk menurunkan daya tahan tubuh sehingga ketika dia (jamur hitam) menyerang penderita diabetes," tutur Dicky.

Belum usai hadapi 'tsunami' Corona dan jamur hitam, India kembali dihadapkan pada ancaman baru yakni jamur putih. Apa itu infeksi jamur putih?Belum usai hadapi 'tsunami' Corona dan jamur hitam, India kembali dihadapkan pada ancaman baru yakni jamur putih. Apa itu infeksi jamur putih? (Foto: AP Photo/Mahesh Kumar A)

"India itu diabetesnya nomor 1 (di dunia) dan Indonesia itu masuk 5 besar (di dunia). Jadi ada kesamaan, jadi kita punya potensi yang sama terhadap penderita diabetes," terang Dicky.

Kemudian, perilaku masyarakat Indonesia dan India juga mirip. Menurutnya penduduk di kedua negara itu terkesan mengesampingkan terkait kebersihan lingkungan.

"Perilaku masyarakatnya kalau minum obat (tidak memakai resep dokter), kemudian kualitas kesehatan lingkungan juga beberapa daerah, ya kurang lebih sama kita kan jarang juga yang peduli," jelas Dicky.

"Ini sangat berpotensi juga Indonesia (wabah jamur hitam)," imbuhnya.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya

Simak juga 'Dugaan Ahli soal Penyebab Ledakan Kasus Jamur Hitam di India':

[Gambas:Video 20detik]