Eks Jubir KPK Singgung Pertanyaan TWK: Pilih Al-Qur'an atau Pancasila?

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 01 Jun 2021 13:54 WIB
Febri Diansyah
Febri Diansyah (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Pertanyaan tes wawasan kebangsaan (TWK) dalam proses peralihan pegawai KPK menjadi ASN menjadi kontroversi. Mantan juru bicara KPK, Febri Diansyah, menyoroti salah satu pertanyaan TWK, yakni pegawai KPK diharuskan memilih Al-Qur'an atau Pancasila.

"Pilih yang mana, Al-Qur'an atau Pancasila mengingatkan saya pada pertanyaan tes wawasan kebangsaan KPK," kata tulis Febri melalui akun Twitternya, @febridiansyah, Selasa (1/6/2021).

Lalu Febri menceritakan salah satu pegawai itu memilih Al-Qur'an dan Pancasila dalam konteks yang berbeda.

"Pegawai jawab, dalam konteks beragama saya memilih Al-Qur'an. Dalam konteks bernegara, saya memilih Pancasila. Pewawancara mendesak beberapa kali, harus pilih salah satu, dan seterusnya," kata Febri..

"Sampai hari ini, tidak ada penjelasan yang klir dari penyelenggara tes tentang pertanyaan-pertanyaan kontroversial tersebut. Wawasan kebangsaan apa yang dikehendaki? Sungguh menyedihkan," ujarnya.

Febri sempat menceritakan kilas balik soal korupsi pengadaan Al-Qur'an yang pernah ditangani KPK. Kasus tersebut diketahui menyeret mantan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Pemuda dan Olahraga Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq.

"Penyidiknya sekarang juga disingkirkan dengan tes wawasan kebangsaan KPK," imbuhnya.

Sebelumnya, penonaktifan 75 pegawai KPK ini juga mendapat kritik dari sejumlah pihak. KPK pun angkat bicara dan berharap tidak ada pihak yang berspekulasi terlalu jauh terkait TWK.

"Kami berharap pihak-pihak tidak berspekulasi terlalu jauh dengan asumsi-asumsi dan opini soal ini terhadap KPK, apalagi sebelum menerima informasi secara utuh," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada detikcom, Rabu (12/5).

Tonton video 'Firli Bahuri Lantik Deputi Penindakan KPK Cs jadi PNS':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)