Jadi Tersangka, Pasutri Sekap ABG Perempuan di Tangsel Dijerat TPPO

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Selasa, 01 Jun 2021 11:03 WIB
Ilustrasi perdagangan orang/prostitusi (Fuad Hashim/detikcom)
Ilustrasi perdagangan orang (Fuad Hashim/detikcom)
Jakarta -

Polisi telah mengamankan pasangan suami-istri (pasutri), BS dan FM, yang menyekap remaja perempuan berusia 16 tahun di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). Pasutri itu ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan atau UU Perlindungan Anak.

"Jadi mereka berdua sebagai tersangka terkait pasal yang disangkakan TPPO dan atau Pasal 80 UU Perlindungan Anak," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Angga Surya Saputra saat dihubungi, Selasa (1/6/2021).

Angga mengatakan polisi masih menunggu hasil visum untuk dua pasal yang dipersangkakan. Bila diketahui ada luka berat, lanjutnya, tersangka dapat diancam hukuman penjara 5 tahun.

"Pasal yang dipersangkakan itu kan TPPO dan atau Pasal 80 Perlindungan Anak. Jadi kita memang fokus pemenuhan keduanya. Kemarin siang kita sudah visum juga, kita visum untuk terkait kekerasannya. Kita juga visum terkait TPPO-nya. Tapi hasilnya belum keluar, beberapa hari lagi," jelasnya.

"Nanti kita lihat lukanya, kalau luka berat ancamannya 5 tahun," tambahnya.

Polisi masih mendalami peran BS dan FM. Angga mengatakan korban sudah dijadikan PSK sebanyak dua kali.

"Keterangan sementara ini kali kedua, tapi kali kedua belum sempat bertindak apa-apa. Infonya lelaki hidung belangnya sudah ada, tapi belum sempat diapa-apakan," ungkapnya.

Angga menyampaikan BS dan FM ditangkap pada Senin (31/5). Keduanya kooperatif saat diamankan polisi.

"Mereka kooperatif," ucap Angga.

Selanjutnya >>>

Selanjutnya
Halaman
1 2