ADVERTISEMENT

Stafsus Presiden Temui Siswa Sekolah Difabel Pertamina di Bandung

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Minggu, 30 Mei 2021 23:14 WIB
Di Sekolah Dreamable yang berlokasi di Kecamatan Bojongsoang, penulis buku Perempuan Tunarungu Menembus Batas ini turut berbincang dengan 12 orang perwakilan anak berkebutuhan khusus.
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Staf Khusus Presiden RI, Angkie Yudistia, mengunjungi Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus 'Dreamable' di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sekolah tersebut merupakan bagian dari program CSR PT Pertamina (Persero).

Di Sekolah Dreamable yang berlokasi di Kecamatan Bojongsoang, penulis buku "Perempuan Tunarungu Menembus Batas" ini turut berbincang dengan 12 orang perwakilan anak berkebutuhan khusus.

"Saya melihat banyaknya potensi dan kemampuan yang dimiliki oleh teman-teman disabilitas. Oleh karenanya kunjungan saya ke beberapa daerah ingin memastikan bahwa kepala daerah membuat program untuk merangkul penyandang disabilitas," ungkap Angkie dikutip dalam keterangan tertulis, Minggu (30/5/2021).

Angkie mengapresiasi Pertamina yang mendirikan Sekolah Dreamable untuk membentuk anak berkebutuhan khusus menjadi individu yang produktif dan mandiri.

"Saya ucapkan terima kasih untuk semua stakeholders yang saling bersinergi. Mudah-mudahan ini (Sekolah Dreamable) adalah langkah yang baik, untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul yang berkontribusi bagi nusa dan bangsa," ujar Angkie.

Unit Manager Communication, Relations & CSR Pemasaran Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan yang turut mendampingi Angkie menjelaskan Pertamina telah membina Sekolah Dreamable sejak tahun 2018. Kini Sekolah Dreamable memiliki 55 anak didik dengan rentang usia 7 sampai 26 tahun.

Di Sekolah Dreamable yang berlokasi di Kecamatan Bojongsoang, penulis buku Stafsus Presiden Temui Siswa Sekolah Difabel Pertamina di Bandung Foto: Dok. Pertamina

"Lewat Sekolah Dreamable, Pertamina ingin mengedukasi masyarakat, khususnya di Kabupaten Bandung bahwa di balik keterbatasan, anak-anak ini punya potensi yang bisa dikembangkan. Kami juga telah berkolaborasi dengan beberapa pihak untuk dapat memfasilitasi pengembangan potensi anak-anak, dengan melakukan serangkaian pelatihan bagi pengajar dan penyediaan fasilitas operasional pendidikan seperti alat belajar dan mobil antar jemput," urai Eko.

Eko berharap, kehadiran Angkie di Sekolah Dreamable dapat menginspirasi dan memotivasi para siswa untuk menggapai kesuksesan.

"Kami sangat bersyukur mendapatkan kunjungan dari figur inspiratif seperti Mba Angkie, yang memberikan suntikan energi semangat bagi sahabat ABK di Sekolah Dreamable. Semoga dapat membuka wawasan dan menginspirasi para ABK maupun orangtua, agar terus semangat untuk mengeksplorasi potensi yang dimiliki ABK dan meningkatkan kemandirian," papar Eko.

Eko menyampaikan Pertamina ingin terus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah di wilayah Jawa Bagian Barat untuk mengembangkan program - program pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi kalangan disabilitas untuk mencapai kemandirian.

"Pertamina senantiasa mendukung kemandirian masyarakat, khususnya wilayah Jawa Bagian Barat, melalui program CSR. Hal ini selaras dengan komitmen ESG (Environment, Social, Governance) yang dijalankan oleh Pertamina sebagai upaya mendukung terwujudnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia atau Sustainable Development Goals Poin 4 peningkatan pendidikan berkualitas dan kesempatan belajar untuk semua," tutur Eko.

Sebagai informasi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Bandung Ruli Hadiana, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Emma Dety Dadang Supriatna, Manager CSR PT Pertamina (Persero) Dian Hapsari Firasati juga ikut mendampingi Angki di Sekolah Dreamable.

(akn/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT