5 Ruko-6 Kontrakan di Pekanbaru Hangus Dilahap Si Jago Merah

Raja Adil Siregar - detikNews
Sabtu, 29 Mei 2021 22:10 WIB
5 ruko dan 6 kontrakan di Pekanbaru hangus dilahap si jago merah
Foto: Petugas saat memadamkan api yang melahap kontrakan dan ruko di Pekanbaru (Raja Adil/detikcom)
Pekanbaru -

Kebakaran melanda rumah toko (ruko) hingga kontrakan di Pekanbaru, Riau. Akibatnya, ada 5 ruko dan 6 rumah kontrakan hangus dilahap si jago merah.

Pantauan detikcom, kebakaran terjadi di Jalan Cipta Karya, Tuah Madani tepat di sebarang SMK Muhamadiyah, Pekanbaru, Sabtu (29/5/2021). Api terlihat mulai melahap ruko sekitar pukul 19.00 WIB.

Tak lama setelah melahap ruko, kobaran api terus menjalar akibat ditiup angin kencang. 6 rumah kontrakan yang ada di belakang ruko ikut terbakar dan hangus.

Untuk pemadaman, hingga saat ini ada 7 unit mobil pemadam kebakaran Kota Pekanbaru tiba di lokasi. Petugas masih berjibaku memadamkan kobaran api yang terus menjalar.

"Kebakaran tadi diketahui setelah salat Isya sekitar pukul 19.30 Wib. Api tidak tahu dari mana, karena posisi warga tahu kebakaran sudah besar apinya," seorang warga, Ferry Imam Mustafa ditemui di lokasi.

Tidak lama setelah kebakaran, lanjut Ferry, listrik di kawasan Cipta Karya juga padam. Sementara petugas pemadam datang dan tengah berjibaku memadamkan api.

"Tidak lama setelah kebakaran tadi ada 2 mobil pemadam datang. Langsung datang lagi, tapi rumah kontrakan di belakang itu sudah terbakar, banyak yang tidak bisa menyelamatkan barang. Listrik juga sudah padam ini," kata pria berusia 24 tahun tersebut.

Komandan Regu Pemadam Kebakaran Pekanbaru, Fendra Riansyah memastikan ada 5 ruko dan 6 rumah kontrakan warga hangus. Api dipadamkan sekitar pukul 21.05 WIB dan saat ini sedang proses pendinginan.

"Total mobil pemadam kita turunkan ada 7 unit. Untuk yang terbakar ada 5 ruko dan 6 kontrakan," katanya.

Hingga api dipadamkan, belum diketahui penyebab kebakaran. Namun dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

"Penyebab belum belum tahu, tapi tidak ada korban jiwa. Hanya barang-barang yang terbakar sedang proses pendinginan," katanya.

(ras/rfs)