Viral Wanita Dipukul Saat Cekcok soal Serempetan di PIK, Polisi Selidiki

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 29 Mei 2021 16:37 WIB
Jakarta -

Sebuah video viral memuat dugaan pemukulan kepada seorang perempuan terjadi di daerah PiK Penjaringan, Jakarta Utara. Aksi pemukulan itu berawal saat terjadinya cekcok antara korban dan seorang pria terkait serempetan di jalan.

Peristiwa itu terjadi di daerah PIK Penjaringan, Jakarta Utara, dini hari tadi, sekitar pukul 01.00 WIB. Video tersebut awalnya memperlihatkan dua orang pria tengah berselisih paham mengenai kecelakaan lalu lintas yang melibatkan masing-masing kendaraan keduanya.

"Bapak yang nabrak saya dengan kecepatan kencang. Prediksi saya tadi 50 (kecepatan 50 km/jam)," kata pria yang mengaku pacar korban dalam video dilihat detikcom, Sabtu (29/5/2021).

"50 (km)? 50 termasuk kencang ya?" timpal pria berbaju krem.

Adu mulut kedua pria tersebut kemudian melibatkan seorang perempuan yang merupakan pacar pria berkaus hitam. Perempuan tersebut bicara kepada pria berbaju krem sambil merekam video.

Setelah keduanya adu mulut, pria baju krem tersebut diduga memukul perempuan hingga terjatuh. Pria tersebut tidak terima direkam oleh korban.

"Salah satunya saja nggak bisa dua-duanya. Tutup! Salah satu saja," bentak pria tersebut kepada korban sambil mencoba merampas ponselnya.

Dipukul hingga Terjatuh

Saat itulah pria paruh baya tersebut memukul korban hingga terjatuh.

"Pak, tolong, Pak, itu cewek saya, itu cewek saya! Bapak tabrak saya. Bapak yang tabrak saya," kata pria kaus hitam.

Dalam unggahan viral tersebut, korban mengaku akan melaporkan dugaan pemukulan itu ke pihak kepolisian. Dimintai konfirmasi, Kapolsek Penjaringan AKBP Andryansyah mengaku hingga siang ini pihaknya belum menerima adanya laporan kasus pemukulan yang viral tersebut.

"Belum ada untuk laporan pemukulan yang dimaksud," kata Andryansyah.

Meski begitu, Andryansyah mengaku akan menyelidiki kasus tersebut. Pihaknya pun membuka pintu lebar bagi korban untuk membuat laporan ke Polsek Penjaringan.

"Kami melakukan penyelidikan dan menunggu pembuatan laporan untuk mengetahui kebenaran informasi tersebut," pungkas Andryansyah.

detikcom telah mencoba menghubungi korban melalui akun Instagramnya untuk mengonfirmasi terkait kejadian tersebut. Namun, hingga berita ini dimuat, korban belum menjawab.

(ygs/mei)