Pria di Manado Lompat dari Lantai 7 Hotel pada Hari Pernikahan

Trisno Mais - detikNews
Sabtu, 29 Mei 2021 16:27 WIB
Ilustrasi bunuh diri dari atas gedung
Ilustrasi (Foto: Mindra Purnomo)
Manado -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda, pembaca, merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang pria berinisial GFS (30) tewas diduga bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 7 sebuah hotel di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Pria tersebut tewas bertepatan pada hari pernikahannya.

Peristiwa bunuh diri itu terjadi pada Jumat (28/5/2021). Polisi menyebut GFS diduga melompat dari kamar nomor 710 yang berada di lantai 7 hotel untuk mengakhiri hidupnya.

"Pada hari Jumat tanggal 28 Mei 2021 sekitar pukul 14.00 Wita, telah terjadi peristiwa diduga bunuh diri lelaki atas nama GFS dengan melompat dari kamar 710 lantai tujuh Hotel (menyebut salah satu hotel) Manado. Sehingga mengakibatkan lelaki tersebut meninggal dunia," kata Kapolres Manado Kombes Elvianus Laoli kepada wartawan, Sabtu (29/5/2021).

Laoli mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, korban terlihat berlari dari kamar menuju balkon hotel tersebut. Saat itu, kata dia, saksi menuju ke tempat korban berada namun didapati korban sudah jatuh.

"Saksi yang pada saat itu tiba-tiba korban lelaki GFS masuk ke dalam kamar dan langsung berlari menuju balkon yang saat bersamaan saksi mendengar suara bunyi keras di pintu. Mendengar hal tersebut dan langsung melihat ke balkon mendapati korban sudah tidak ada, di mana diduga korban melompat ke luar dari lantai 7," ucapnya.

Menurut Laoli, korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun nahas, nyawa korban tak bisa ditolong karena sejumlah luka berat di tubuh korban.

"Keterangan dari UGD Rumah Sakit Siloam menerangkan bahwa saat korban dibawa di rumah sakit sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kiri, luka pada bagian dada, dan mengalami patah tulang di bagian bahu kiri," ujarnya.

Korban sebelum melompat dari hotel sempat terekam kamera ponsel rekannya yang tengah siaran langsung di Facebook. Korban yang melompat dari lantai 7 hotel saat itu membuat geger sejumlah pihak yang berada di lokasi.

Seorang keluarga yang tak mau disebutkan namanya menjelaskan bahwa seharusnya korban melangsungkan pemberkatan pernikahan pukul 14.00 Wita. Namun, karena alasan keluarga terlambat datang, dia keluar dari kamar dan melompat dari lantai 7 hotel.

Simak juga 'Tangani Pasien COVID-19, Dokter di India Memutuskan Bunuh Diri':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/fas)