Wartawan MetroTV Diancam akan Ditembak Pengawal Condy

Wartawan MetroTV Diancam akan Ditembak Pengawal Condy

- detikNews
Selasa, 14 Mar 2006 18:53 WIB
Jakarta - Sial benar nasib wartawan Metro TV ini, Eko Widodo (32) alias Dodo. Maksud hati ingin meliput dan mengabadikan gambar kunjungan Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Condoleezza Rice alias Condy di Kantor Departemen Luar Negeri (Deplu) Jalan Pejambon, Jakarta dia malah justru diancam akan ditembak.Cerita bermula ketika Selasa (14/3/2006) pukul 13.00 WIB, rombongan Menlu AS datang beriringan tiba di Deplu. Salah satu mobil dalam rombongan adalah mobil van GMC warna putih dengan kaca samping dibuka dan pintu belakang dibuka."Saya melihat tentara AS dalam mobil itu berseragam lengkap dan dengan menyandang senjata khas sniper. Saya langsung mengambil gambar fokus ke mobil itu terkait dengan pengamanan," kata Dodo.Saat asyik mengambil gambar tiba-tiba tentara itu turun dari mobil dan menghampirinya sambil menenteng senjata laras panjang. "Get out, get out. Who are you," kata tentara itu.Dodo menjawab dirinya seorang wartawan dari Metro TV sambil merekam adegan. Ternyata tentara itu tetap tidak mau mengerti dan meminta Dodo pergi dari tempat itu.Saat itu Dodo pergi langsung ke seberang jalan namun kamera tetap diarahkan ke mobil van itu. Saat itu dia melihat tentara AS menghampiri polisi Indonesia. Tak lama kemudian seorang polisi berpangkat Bripda menghampirinya dan meminta Dodo tidak mengambil gambar. "Maaf mas tidak boleh. Ini permintaan dari tamu," ujar polisi itu.Akan tetapi Dodo terus mengambil gambar hingga akhirnya datang seorang Paspampres berjas hitam dan berkacamata menghampirinya dan menanyakan asalnya. Paspampres itu juga ikut melarang mengambil gambar. Paspampres itu mengatakan, jika dirinya terus mengambil gambar maka akan ditembak oleh tentara AS. Karena takut ancaman itu, akhirnya Dodo memasukan kameranya dan duduk bersama para polisi Indonesia."Saya kesal saya hanya mengambil gambar untuk melihat pengawalan Rice," cerita Dodo. (mar/)


Berita Terkait