Agung: Tak Usah Main BK-BK-an

Kasus Pembocoran Gaji DPR

Agung: Tak Usah Main BK-BK-an

- detikNews
Selasa, 14 Mar 2006 13:14 WIB
Jakarta - Anggota DPR dari FPKS Suryama M Sastra mendapat pembelaan. Ketua DPR Agung Laksono menilai kasus pembocoran hasil rapat Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR terkait rencana kenaikan gaji anggota DPR yang dilakukan Suryama tidak perlu sampai dibawa ke rapat Badan Kehormatan (BK)."Nggak usah main BK-BK-an. Tidak perlu itu. Apa sedikit-sedikit semuanya harus dilaporkan ke BK? Kan tidak?" kata Agung kepada wartawan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/3/2006). Meski demikian Agung berharap anggota DPR memiliki kedewasaan jika ingin menyampaikan sesuatu kepada publik sehingga tidak terjadi misinterpretasi yang akhirnya bisa merugikan."DPR ini terbuka tapi kalau mau kasih keterangan jangan sampai timbul salah paham," tandas pria yang juga menjabat Wakil Ketua Partai Golkar itu. Rencananya hari ini BURT akan menyampaikan laporan terkait persoalan Suryama kepada pimpinan DPR. "Hari ini saya akan terima laporannya dari mereka," demikian Agung.Suryama dituding membocorkan rencana kenaikan gaji DPR karena memberitahukan kepada publik tentang rencana itu. Tudingan disampaikan Wakil Ketua BURT dari FBPD Nizar Dahlan yang juga akan melaporkan kasus Suryama ke BK. Berdasarkan kenaikan tersebut, pendapatan total Ketua DPR akan naik dari semula Rp 73,767 juta menjadi Rp 89,238 juta. Pendapatan Wakil Ketua DPR naik dari Rp 61,548 juta menjadi Rp 75,184 juta. Anggota DPR yang menjadi ketua alat kelengkapan DPR dari Rp 37,864 juta menjadi Rp 52,25 juta. Anggota DPR yang menjadi wakil ketua kelengkapan DPR dari Rp 37,643 juta menjadi Rp 51,179 juta. Anggota DPR naik dari Rp 36,810 juta menjadi Rp 49,411 juta. (iy/)


Berita Terkait