Hercules Bantah Menempeleng Wartawan Indopos
Selasa, 14 Mar 2006 17:02 WIB
Jakarta - Terdakwa kasus penyerbuan kantor Surat Kabar Indopos, Hercules, mengaku tidak pernah memukul wartawan Indopos saat ia datang ke kantor tersebut.Namun dirinya mengaku sempat menempeleng salah seorang saudaranya bernama Kimung, karena Kimung sebelumnya menempeleng wartawan Indopos.Pengakuan ini disampaikan Hercules dalam keterangan terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2006)."Memang ada keributan, ada tempeleng menempeleng, tetapi saya tidak menempeleng wartawan," kata Hercules.Hercules menceritakan kedatangannya ke Indopos dalam rangka mengklarifikasi pemberitaan yang memuat namanya. "Saya hanya mengklarifikasi, karena saya merasa tidak diwawancara. Saya tanya ke wartawan di sana, apa kalian menulis berita perlu wawancara atau perlu tulis saja. Mereka jawab, kita harus wawancara dulu," ujar Hercules.Namun tiba-tiba ada seorang wartawan yang menyatakan wartawan berhak menulis apa saja. Karena itulah Kimung emosi dan menempeleng wartawan tersebut."Saya langsung nyamperin Kimung, jangan bersikap seperti itu. Kita hanya klarifikasi, nanti kita yang kena masalah. Dan saya sempat menempeleng Kimung," kata dia. Hercules juga mengaku tidak mengetahui ada korban yang terluka saat kejadian. Ia mengaku ada korban setelah ada pemberitaan di TV dan koran.
(jon/)











































