Suporter PSM Gerduk Kantor Gubernur Tuntut Kejelasan Stadion Mattoanging

Hermawan Mappiwali - detikNews
Jumat, 28 Mei 2021 17:55 WIB
Makassar -

Suporter PSM Makassar menggeruduk kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka menuntut kejelasan pembangunan kembali Stadion Mattoanging yang sudah diratakan dengan tanah di bawah pemerintahan Gubernur nonaktif Nurdin Abdullah saat masih aktif memimpin.

Pantauan detikcom, Jumat (28/5/2021), massa suporter Juku Eja lebih dulu menyampaikan aspirasi mereka di kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo. Namun karena tidak ada kejelasan, mereka berjalan menuju kantor Gubernur Sulsel.

Massa suporter PSM Makassar menggeruduk kantor Gubernur Sulsel.Massa suporter PSM Makassar menggeruduk kantor Gubernur Sulsel. (Hermawan/detikcom)

Di kantor Gubernur, sejumlah perwakilan suporter sempat melakukan mediasi dengan Kadispora Sulsel Andi Arwin Azis. Kepada massa aksi, Andi Arwin sempat menjelaskan progres pembangunan Stadion Mattoanging hingga para suporter membubarkan diri.

"Yang jelasnya, tahun 2022 sudah dilakukan proses pembangunan," ujar Andi Arwin kepada suporter.

Terpisah, Andi Arwin juga memaparkan tahap-tahap pembangunan Stadion Mattoanging. Dia mengungkapkan, demi mempercepat pembangunan Mattoanging, Pemprov Sulsel tak lagi menggunakan skema pinjaman dana sebagaimana perencanaan sebelumnya.

"Skema yang sebelumnya dengan skema pinjaman kemungkinan untuk mempercepat proses ini kita abaikan dulu skema pinjaman, kita ambil skema APBD murni," ujar Andi Arwin kepada wartawan.

Massa suporter PSM Makassar menggeruduk kantor Gubernur Sulsel.Massa suporter PSM Makassar menggeruduk kantor Gubernur Sulsel. (Hermawan/detikcom)

Sebagai konsekuensi kebijakan itu, desain stadion akan dibuat ulang alias tidak akan menggunakan desain stadion sebelumnya dengan nilai Rp 1,3 triliun. Namun Andi Arwin belum mengungkap nilai desain stadion yang baru.

"Karena keterbatasan keuangan daerah, kita melakukan additional design, menciptakan desain baru lagi yang lebih realistis sesuai dengan kemampuan daerah," katanya.

Tidak hanya itu, kapasitas suporter juga disebut Andi Arwin akan berkurang dari apa yang telah direncanakan sebelumnya. Namun dia memastikan akan tetap ada penambahan kapasitas suporter dibandingkan dengan kapasitas stadion yang telah dibongkar.

"Kapasitas (suporter) akan berkurang. Ini juga sejalan dengan kondisi amdalalin kita waktu itu yang mengacu pada existing Stadion Mattoanging di mana kapasitasnya 15 ribu, tapi akan kita tingkatkan mungkin lebih 20 ribu," katanya.

Menurut Andi Arwin, Pemprov Sulsel mengungkap target Pemprov Sulsel yang menginginkan pembangunan fisik Stadion Mattoanging dapat benar-benar dimulai pada awal 2022.

"Untuk tahap 1 tahun 2022 diharapkan bisa fungsional minimal lapangannya. Di situ PSM mungkin sudah berlatih dengan konsep stadion yang bertaraf internasional (untuk) lapangan," katanya.

"Kemudian (masih di tahun) 2022 juga sudah bisa dibangun tribun, minimal tribun utama tribun ekonomi sudah terbangun. Kemudian lanskap sarana dan prasarana lain yang bisa terbangun," tuturnya.

(hmw/nvl)