Cerita Tamu Hotel di Kaltim Terjebak di Lift 45 Menit Saat #Kaltimblackout

Budi Kurniawan - detikNews
Jumat, 28 Mei 2021 17:00 WIB
Seorang tamu hotel di Samarinda, Kaltim, terjebak di dalam lift saat terjadi gangguan listrik di Kota Samarinda. (Budi K/detikcom)
Seorang tamu hotel di Samarinda, Kaltim, terjebak di dalam lift saat terjadi gangguan listrik di Kota Samarinda. (Budi K/detikcom)
Samarinda -

Seorang tamu hotel di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), terjebak di dalam lift. Peristiwa ini terjadi saat ada gangguan listrik di Kota Samarinda.

Insiden tersebut terjadi di salah satu lift sebuah hotel di Jalan Bhayangkara, Samarinda, pada Kamis (27/5/2021) pukul 13.29 WIB. Petugas pemadam kebakaran mengevakuasi pengunjung hotel tersebut.

"Informasi awal kita dapat dari laporan warga bahwa ada yang terjebak di sebuah lift di salah satu hotel di Jalan Bhayangkara," jelas pejabat Humas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Samarinda, Heri Suhendra.

Pengunjung hotel tersebut terjebak di dalam lift saat hendak turun ke lantai tiga hotel. Petugas membuka paksa lift hotel tersebut.

"Kita lakukan evakuasi, sekitar 45 menit berselang akhirnya korban berhasil diselamatkan, dengan cara mencongkel pintu lift yang berada di lantai 3," terangnya.

"Posisi korban berada di pertengahan antara lantai 4 dan 3, dan saat itu korban berada sendirian," tambahnya.

Setelah dievakuasi dari dalam hotel, tamu hotel itu langsung ditangani Palang Merah Indonesia (PMI) Samarinda.

"Saat keluar masih terlihat panik, kami lakukan pemeriksaan pernapasan. Alhamdulillah masih baik jadi kita tidak perlu lakukan bantuan oksigen, karena napas masih baik," ucap staf PMI Samarinda, Dedi Setiawan.

Selain itu, Dedi menyebut, di lokasi sudah terdapat pihak dokter dari Dinas Kesehatan dan dilakukan pemeriksaan kesehatan.

"Jadi dari pemeriksaan dokter tensinya diperiksa normal, tidak ada keluhan, cuma panik saja," tandasnya.

Diketahui, sejumlah wilayah di Kaltim mengalami gangguan pasokan listrik pada Kamis siang. Gangguan listrik ini ramai dibahas di media sosial Twitter, hingga muncul trending #Kaltimblackout.

Pihak PLN menjelaskan, gangguan terjadi pada pukul 13.29 Wita dan pemulihan berhasil dilakukan pukul 22.00 Wita. Gangguan itu mengakibatkan terhentinya pasokan listrik di beberapa wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Sejumlah wilayah pun mengalami blackout.

"Secara bertahap, kami berhasil memulihkan pasokan ke seluruh 29 Gardu Induk yang terdampak. Sampai dengan saat ini, sebanyak 1.023.428 pelanggan telah menikmati listrik kembali," kata Wakil Presiden Humas PT PLN (Persero) Arsyadany G Akmalaputri, Kamis (27/5).

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kaltim dan Utara (UIW Kaltimtara) Saleh Siswanto mengatakan, dalam beberapa jam setelah gangguan pukul 13.29 Wita, PLN sudah berhasil memulihkan listrik untuk 979.885 pelanggan yang berada di Balikpapan, Samarinda, Bontang, Sangatta, Tenggarong, dan sebagian Kalimantan Selatan.

"Gangguan transmisi 150 kV tersebut menyebabkan terputusnya sistem interkoneksi Kalseteng dengan sub Sistem Mahakam di Kaltim sehingga beberapa pembangkit yang ada di Kaltim mengalami lepas dari sistem, atau tidak dapat menyalurkan dayanya ke Sistem Mahakam," jelas Saleh.

Sistem Mahakam adalah sistem distribusi listrik PLN untuk Kalimantan Timur. Sistem Mahakam tersambung dengan Sistem Barito yang melistriki Kalimantan Selatan dan Kalimatan Tengah.

(jbr/idh)