Round-Up

Miris Call Center Darurat Malah Buat Main-main dengan Aparat

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 27 Mei 2021 22:32 WIB
Woman using mobile smart phone in the night light colorful background
Ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/ipopba)
Jakarta -

Call center 110 menjadi salah satu terobosan terbaru Polri demi menindaklanjuti aduan darurat masyarakat secara cepat. Mirisnya, banyak yang malah main-main alias nge-prank call center itu.

Kondisi ini terjadi di Sumatera Utara. Polda Sumut mencatat ada 39.840 nomor seluler yang melakukan prank (lelucon) ke nomor call center Polri 110 di wilayah Sumut.

Blokir Nomor Seluler Prank

Prank itu tidak dibiarkan begitu saja. Polisi kemudian memblokir nomor seluler yang berani main-main ke call center 110.

"Nomor seluler yang diblokir itu karena penggunanya terbukti melakukan perbuatan jahil, ngerjain orang dengan tujuan guyon (nge-prank) saat menghubungi operator 110 Polda Sumut," kata Kabagdalops Roops Polda Sumut AKBP Hilman Wijaya, Kamis (27/5/2021).

Bulan ini saja sudah 1.012 nomor seluler yang diblokir. Dia menjelaskan nomor ini diblokir setelah tiga kali melakukan prank.

"Nomor-nomor (seluler) itu apabila dalam tiga kali melakukan perbuatan jahil akan terblokir secara otomatis," ucapnya.

Wanti-wanti Polisi

Dia kemudian meminta warga tidak lagi melakukan prank. Dia mengatakan, jika nomor sudah diblokir, tidak akan bisa menghubungi call center lagi.

"Pemilik nomor seluler yang telah diblokir itu tidak akan bisa menghubungi call center 110 sampai kapan pun," jelasnya.