Polsek Gambir Mengaku Tidak Tangani Maling Istana
Selasa, 14 Mar 2006 14:30 WIB
Jakarta -
Polsek Metro Gambir yang membawahi wilayah Istana Kepresidenan mengaku tidak menangani kasus pencurian 2 laptop (komputer jinjing) milik staf Juru Bicara Presiden dan uang milik Sekretaris Militer (Sesmil) Mayjen TNI Bambang Sutedjo.Menurut Kapolsek Metro Gambir Kompol Victor Sihombing, pihaknya sampai saat ini belum menerima laporan tentang kasus tersebut."Belum ada laporan ke Polsek. Kalau sudah ada, saya bisa kasih keterangan," ujar Kapolsek di sela-sela memantau aksi di depan Kedubes AS, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (14/3/2006).Penjelasan ini bertolak belakang dengan pernyataan Kapolri Jenderal Pol Sutanto dan Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam. Kapolri mengatakan kasus pencurian di komplek Istana tersebut ditangani oleh Polsek setempat. Pernyataan senada juga disampaikan oleh Wakadiv Humas Mabes Polri yang menyatakan Polsek Gambir yang menangani dan akan segera memeriksa Paspamres.Menanggapi informasi yang simpang siur ini, Kapolsek Gambir tampak bingung. "Memang benar kalau Polsek bisa menangani kasus seperti ini. Tapi mungkin mereka (Istana) langsung lapor ke Polres. Coba deh cek saja di Polres," kata Viktor Sihombing. Kasus pencurian dua laptop staf Jubir Presiden Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal beserta sejumlah uang milik Sesmil Mayjen TNI Bambang Sutedjo terjadi pada awal bulan Maret.Dua buah laptop tersebut hilang di ruangan staf Jubir Presiden di Lantai 2 Wisma Negara, Komplek Istana Kepresidenan. Sampai saat ini, pihak internal Istana Kepresidenan tengah melakukan penyelidikan.
(jon/)










































