Kabar Meninggal Hoax, Lukas Enembe Masih Pemulihan di Singapura

Antara - detikNews
Kamis, 27 Mei 2021 09:10 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe
Gubernur Papua Lukas Enembe (Andhika Prasetia/detikcom)
Jayapura -

Juru Bicara Gubernur Papua Muhammad Rifai Darus menyebut Gubernur Papua Lukas Enembe saat ini masih berada di Singapura. Lukas Enembe, kata Rifai, hingga kini masih menjalani perawatan dan pengobatan.

"Jadi saya belum mendapatkan petunjuk untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai rumah sakit mana tempat Gubernur Papua Lukas Enembe dirawat dan perkembangan terkait sakit yang diderita," katanya di Jayapura, dikutip dari Antara, Kamis (27/5/2021).

Namun, Rifai tak menjelaskan lebih jauh mengenai penyakit yang diderita Lukas Enembe. Dia mengaku hanya diberi petunjuk untuk memberitahukan informasi kepada masyarakat bahwa Lukas Enembe dalam kondisi baik dan sehat.

"Hari ini (25/5) Gubernur Papua Lukas Enembe sedang melakukan pengobatan lanjutan dan masih dalam proses pemulihan kaki dan suara agar dapat berkomunikasi dengan prima," ujarnya.

Dia menjelaskan Lukas Enembe menginginkan agar segala bentuk kabar bohong yang bertendensi menyudutkan dan bernuansa provokatif dapat diperangi bersama dengan cara elegan.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Papua terus mendoakan para pemimpin agar kembali pulih dan dapat menjalankan aktivitasnya kembali sebagai kepala daerah," katanya lagi.

Dia menambahkan dalam hal Gubernur Papua Lukas Enembe sedang menjalani masa perawatan, maka fungsi pemerintahan mengenai pemberian pelayanan, pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat terus berlangsung sebagaimana mestinya melalui suatu sistem pemerintahan yang kuat serta komprehensif oleh berbagai unsur pemerintah provinsi, di mana tetap berada dalam garis komando Gubernur Papua.

Kabar Lukas Meninggal Hoax

Rifai juga menegaskan kabar liar Lukas Enembe meninggal adalah hoax. Dia memastikan penyebar berita bohong terkait meninggalnya Lukas Enembe akan ditindaklanjuti secara hukum.

"Kami tetap akan mengumpulkan data dan fakta tentang berita bohong yang tersebar ini," katanya.

Rifai mengaku akan segera melapor ke Polda Papua jika data dan fakta sudah terkumpul. "Kami melihat ini cukup meresahkan, sehingga ketika saya berada di Timika, dirasakan harus kembali ke Kantor Gubernur Papua untuk memberikan keterangan," katanya.

Dia menjelaskan pihaknya mengkhawatirkan jika kabar bohong tersebut sampai di kampung-kampung dan menjadi tidak elok serta semakin meresahkan. Rifai meminta semua pihak hendaknya dapat berpedoman pada kabar dan berita yang kredibel dari sejumlah media yang telah melakukan konfirmasi serta peliputan secara aktual.

"Kami mengimbau masyarakat Papua tidak mudah menerima dan menyebarkan pesan singkat elektronik yang belum tentu mengandung kebenaran," kata Rifai.

Sebelumnya, beredar kabar di media sosial dan pesan singkat elektronik yang menyiarkan kabar Gubernur Papua Lukas Enembe telah meninggal dunia.

Lihat juga video 'Jalur Tikus Lukas Enembe ke PNG: Cuma 30 Menit, Bisa Tanpa Surat':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/idh)