Sudah 2 Jam Warga Tongkrongi Madrasah Al Makmur Sambut Condy
Selasa, 14 Mar 2006 12:27 WIB
Jakarta -
Ratusan warga, personel Polri, FBI dan internal security dari Kedubes AS bercampur baur di seputar Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat. Mereka siap menyambut kedatangan Menlu AS Condoleezza Rice di Madrasah Al Makmur.Meski wanita yang akrab dipanggil Condy itu belum terlihat, warga yang penasaran sudah berkumpul sejak dua jam sebelumnya di seberang jalan depan madrasah. Condy dijadwalkan mengunjungi madrasah yang didirikan Yayasan Masjid Al Makmur ini pukul 12.00 WIB, Selasa (14/3/2006).Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Bambang Hermanu turun langsung ke lapangan beserta 500 personel aparat Polres Jakarta Pusat. Di tengah aparat yang berwajah lokal, terlihat pula personel FBI yang berjas lengkap ditambah kaca mata hitam.Selain 500 personel yang diturunkan ke lokasi kunjungan Condy ini, Polres Jakarta Pusat juga sudah menyiagakan 500 persenel cadangan di Mapolres yang berlokasi di Jalan Kramat Raya -- tak jauh dari Madrasah Al Makmur dan satu unit water canon. Sedangkan 1.500 personel lagi sudah diturunkan di sekitar Kedubes AS di Jalan Medan Merdeka Selatan.Untuk menghindari kekacauan akibat berjubelnya warga, polisi sengaja memasang garis polisi di sepanjang areal madrasah. Di depan garis polisi itu, ratusan personel polisi membentuk pagar betis. Masyarakat juga dilarang berdiri di trotoar.Tidak ada dekorasi yang menonjol yang ditampilkan madrasah itu untuk menerima kunjungan Condy. Hanya ada 4 spanduk yang disebar di beberapa tempat dengan tulisan Indonesian and the United State working together for quality education.Areal madrasah sudah disterilisasi dan ditutup rapat. Sedangkan santri-santri menunggu di luar gedung.Untuk memperlancar arus lalu lintas, polisi memblokir satu ruas Jalan Kramat Raya yang menuju Cikini. Namun ruas jalan dari arah Cikini menuju Kramat Raya tidak mengalami penutupan.Madrasah Al Makmur adalah salah satu madrasah dari 990 sekolah setingkat SD-SMU di seluruh Indonesia yang mendapatkan bantuan pendidikan dari pemerintah AS. Total bantuan untuk ratusan sekolah itu sebesar 157 juta dolar AS.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































