Simak Panduan Perayaan Hari Raya Waisak 2021 Saat Pandemi

ADVERTISEMENT

Simak Panduan Perayaan Hari Raya Waisak 2021 Saat Pandemi

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Rabu, 26 Mei 2021 05:30 WIB
Umat Buddha mengikuti ibadah Puja Bakti Waisak 2564 BE/2020 di Vihara Dhanagun, Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/5/2020). Ibadah Puja Bakti Waisak yang dilakukan secara live streaming melalui media daring di saat pandemi virus Corona (COVID-19) sehingga dapat diikuti umat Buddha di rumahnya masing-masing tersebut mengambil tema Mawas Diri dan Toleransi Jaga Keharmonisan Bangsa. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/nz
Ilustrasi ibadah Waisak (Foto: ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAH)

3. Dharmasanti Hari Raya Tri Suci Waisak dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Dharmasanti Hari Raya Tri Suci Waisak dapat dilaksanakan baik dalam jaringan (virtual) maupun di luar jaringan (ruangan/gedung).
b. Dalam hal Dharmasanti Hari Raya Tri Suci Waisak dilaksanakan di ruangan/gedung, wajib memperhatikan standar protokol kesehatan:
1) Pastikan tempat pelaksanaan Dharmasanti dalam kategori wilayah zona hijau atau zona kuning;
2) Pastikan semua peserta yang mengikuti kegiaan dharmasanti dalam kondisi sehat;
3) Seluruh peserta wajib mengenakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, memberikan salam dengan Anjali (mengatupkan kedua belah tangan di depan dada), dan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat;
4) Pengaturan jumlah peserta kegiatan dharmasanti maksimal 30% dari kapasitas tempat kegiatan agar memudahkan penerapan jaga jarak;
5) Kegiatan dharmasanti dilaksanakan dengan waktu seefisien mungkin.

4. Panitia Hari Besar Keagamaan Buddha sebelum melaksanakan Puja Bhakti/Sembahyang dan Dharmasanti Hari Raya Tri Suci Waisak agar berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengetahui informasi status zonasi dan memastikan standar protokol kesehatan Covid-19 dijalankan dengan baik, aman, dan terkendali.

5. Anjangsana dalam rangka Hari Raya Tri Suci Waisak agar hanya dilakukan dengan keluarga terdekat dan tidak menyelenggarakan open house;

6. Dalam hal terjadi perkembangan ekstrem Covid-19 maka pelaksanaan Surat Edaran ini disesuaikan dengan kondisi setempat


(man/man)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT