Bawaslu Ajak Kemenpora Libatkan Pemuda dalam Pengawasan Pemilu

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Selasa, 25 Mei 2021 20:49 WIB
Kemenpora
Foto: dok. Kemenpora
Jakarta -

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menerima kunjungan Ketua Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) Abhan. Dalam pertemuan itu, Kemenpora diajak bersinergi dalam program prioritas nasional untuk membentuk Pusat Pendidikan Pengawasan Pemilu Partisipatif dengan melibatkan organisasi kepemudaan di bawah naungan Kemenpora (OKP).

"Bawaslu meminta dan mengajak peran serta partisipasi organisasi kepemudaan di bawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk terlibat berpartisipasi dalam Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) guna meningkatkan peran serta masyarakat dalam melakukan
pengawasan partisipatif dalam Pemilu dan Pemilihan," ujar Abhan dalam keterangan tertulis, Selasa (25/5/2021).

Menurut Abhan, organisasi kepemudaan di bawah naungan Kemenpora cukup banyak sehingga sangat perlu dilibatkan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam persiapan Pemilu.

"Kami berharap bisa diformalkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Pemuda dan Olahraga RI dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum RI. Untuk menindaklanjuti ini, maka perlu dibentuk panitia kecil untuk merumuskan naskah kerja sama antara Kemenpora dan Bawaslu," harapnya.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menyampaikan apresiasi dan menyambut baik ajakan Bawaslu RI tersebut. Pasalnya, keterlibatan pemuda dalam pengawasan pemilu akan memperkuat proses demokrasi.

"Saya menyambut baik dan terbuka, apa yang disampaikan Bawaslu tentu dalam memperkuat proses demokrasi di masyarakat. Artinya semakin banyak para pemuda kita yang terlibat dalam pengawasan khususnya. Semakin banyak yang mengedukasi masyarakat, maka partisipasi (Pemilu) semakin masif," ungkapnya.

Dia menyatakan siap bersinergi dengan Bawaslu. Apalagi sebelumnya Kemenpora telah menandatangani kerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional (BKKBN) dalam menurunkan angka Stunting dan mencetak atlet berprestasi.

"Kita akan diformalkan dan kami siap. Seperti apa teknisnya teman-teman Bawaslu yang siapkan. nanti kami tinggal mewadahi saja. Saya kira bagus, kita apresiasi dan terima kasih," pungkasnya.

Sebagai informasi, hadir mendampingi Ketua Bawaslu dalam pertemuan itu antara lain, anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin, Fritz Edward Siregar, Rahmat Bagja. Sementara itu, Menpora Amali didampingi Sesmenpora Gatot S Dewa Broto.

(prf/ega)