Setelah Diperiksa KPK, Hamid Awaludin Diperiksa Poliklinik
Selasa, 14 Mar 2006 10:51 WIB
Jakarta - Kemarin diperiksa KPK, hari ini diperiksa petugas poliklinik. Itulah nasib Menkum dan HAM Hamid Awaludin. Begitu tiba di kantornya di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Pusat, pukul 09.55 WIB, Selasa (14/3/2006), Hamid langsung menuju ke Poliklinik.Hamid mengabaikan pertanyaan detikcom yang sudah menyanggongnya sejak pagi untuk meminta klarifikasi sejumlah isu. "Entar saja. Saya baru datang," tolak Hamid dengan nada tinggi.Hamid yang turun dari sedan dinas Camry B 18 mengenakan kemeja biru dan celana hitam. Dia tampak letih. Maklum saja, dia baru saja melakukan lawatan panjang ke AS dan begitu menjejakkan kaki di Tanah Air, langsung diperiksa KPK selama 5 jam pada Senin 13 Maret.Beragam masalah sudah menunggunya di Jakarta. Selain kasus segel surat suara Pemilu 2004 yang ditudingkan Daan Dimara padanya, Hamid juga didera SMS miring mengenai dirinya yang beredar luas belakangan ini. Hamid juga dinilai sebagai orang yang bertanggung jawab dalam kasus Tommy Soeharto yang oleh lembaganya royal diberi izin berobat. Izin berobat itu ditengarai digunakan Tommy untuk "jalan-jalan".Begitu tiba di Depkum hari ini, Hamid tidak langsung menuju kantornya di lantai 7. Dia lebih memilih ke Poliklinik yang berada di luar gedung utama. Lima belas menit kemudian dia keluar dari Poliklinik dan menuju ruangannya di lantai 7.Seorang petugas keamanan dalam Depkum menuturkan, Hamid hanya mampir ke Poliklinik bila kondisinya kurang sehat. "Mungkin Bapak kelelahan," katanya.
(nrl/)











































