Ini Capres 2024 Paling Moncer Versi Survei Puspoll Indonesia

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 25 Mei 2021 10:50 WIB
Poster
Prabowo Subianto, yang masuk urutan teratas survei capres 2024 Puspoll Indonesia (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Lembaga Puspoll Indonesia baru saja merilis hasil survei terkait elektabilitas calon presiden (capres) 2024. Dalam survei disebutkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto masuk dalam urutan teratas, disusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dikutip dari website resmi Puspoll Indonesia, survei dilakukan pada 20-29 April 2021 melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Total sampel 1.600 responden, margin of error 2,45 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat, dengan memperhatikan urban/rural dan proporsional antara jumlah sampel dengan jumlah pemilih di setiap provinsi.

Berikut hasil survei Puspoll Indonesia yang telah dirangkum detikcom, Selasa (25/5).

Survei Elektabilitas Capres 2024

Menurut survei Puspoll Indonesia, ada 22 nama tokoh yang masuk. Prabowo Subianto berada di tingkat teratas dengan suara 20,9 persen. Kemudian disusul Gubernur DKI Anies Baswedan 15,4 persen dan Ganjar Pranowo 13,8 persen.

Selanjutnya ada Sandiaga Uno 7,1 persen, Ridwan Kamil 4,9 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 4,9 persen, Tri Rismaharini 2,6 persen, dan Muhaimin Iskandar 2,6 persen.

Disusul Gatot Nurmantyo 2,1 persen, Mahfud Md 1,8 persen, Khofifah Indar Parawansa 1,3 persen, Megawati Soekarnoputri 1,2 persen, Erick Thohir 1,2 persen, Susi Pudjiastuti 1,2 persen, Airlangga Hartarto 1,0 persen, Surya Paloh 0,9 persen, Suharso Monoarfa 0,8 persen, Puan Maharani 0,5 persen, Sri Mulyani Indrawati 0,4 persen, Moeldoko 0,3 persen, Tito Karnavian 0,2 persen, Anis Matta 0,1 persen, dan tidak tahu 14,9 persen.

Internal PDIP Memanas

Posisi Ganjar Pranowo dalam survei Puspoll Indonesia mengalahkan Puan Maharani hingga memicu memanasnya lingkup internal PDIP. Terlebih Puan tidak mengundang Ganjar saat memberikan arahan untuk Pemilu 2024 di kantor DPD PDIP Jawa Tengah Sabtu (22/5).

Hampir seluruh kader di wilayah Jawa Tengah, baik eksekutif, legislatif, maupun struktur partai, diundang dalam acara tersebut. Namun hanya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang tak diundang.

Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto angkat suara soal tidak diundangnya sang Gubernur.

"Tidak diundang! (Ganjar) wis kemajon (sudah kelewatan). Yen kowe pinter, aja keminter (kalau kamu pintar, jangan bersikap sok pintar)," tegas Bambang usai acara, Sabtu (23/5/2021) malam.

Bambang juga menjelaskan elektabilitas bukan penentu bakal terpilih menjadi capres atau tidak. Ia menegaskan kader partai wajib tegak lurus pada perintah Ketua Umum.

Selain survei Puspoll Indonesia, survei yang digelar sejumlah lembaga juga beberapa kali memunculkan sosok Ganjar dan Puan. Dalam sejumlah survei capres 2024, nama Ganjar unggul atas Puan Maharani.

Simak juga video 'Peluang Mega-Prabowo-AHY Jadi Capres 2024 Versi ARSC':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/dhn)