Pesepeda Road Bike Meninggal di JLNT, DKI Pastikan Ada Petugas Medis Siaga

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Senin, 24 Mei 2021 06:39 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo (Tiara Aliya/detikcom
Foto: Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Seorang pesepeda road bike berusia 62 tahun meninggal dunia saat bersepeda di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang pada Minggu pagi. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan pada saat kejadian ada petugas medis yang berada di lokasi.

"Saat ujicoba tadi sudah disiapkan Tim Medis dari Dinkes dan Unit AGD," ujar Syafrin kepada detikcom, Minggu (23/5/2021).

Saat itu, almarhum berusaha menepi dan bersandar ke tembok jalan. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan.

"Saat kejadian almarhum langsung meminggirkan sepeda dan duduk bersandar di tembok jalan, ada petugas dan pesepeda lainnya ikut membantu, kemudian dibawa dengan mobil AGD Dinkes (AGD yang disiapkan Dinkes di kegiatan uji coba lintasan road bike) ke RS Tarakan, sesuai informasi keluarga Almarhum memiliki riwayat jantung, saat kami cek alat Garmin yang terpasang di sepeda angka heart rate saat kejadian adalah 180, informasi keluarga almarhum memang sedang latihan untuk mengikuti Road Bike Tour ke Cirebon," katanya.

Pastikan Petugas Medis Selalu Siaga

Syafrin memastikan petugas medis akan selalu disiagakan di lokasi. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya insiden tidak terduga.

"Petugas selalu ada," ucapnya.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Rudy Saptari menjelaskan almarhum sempat menjalani prosedur pemasangan ring jantung 15 tahun silam. Ditambah lagi, sebelum dinyatakan meninggal riwayat detak jantungnya sempat mengalami kenaikan.

Akhirnya, dokter menduga road bikers tersebut meninggal akibat kelelahan usai berolahraga.

"Dari dokter diduga kecapaian karena dilihat dari Garmin-nya itu yang di pencetan sepeda itu detak jantung almarhum tinggi, 180. Kalau kita orang normal 75 kan, 100 aja udah deg-degan beliau 180 mungkin kecapekan kemudian ada riwayat jantung. Sekarang sudah ada keluarganya," jelasnya.

Simak video 'Seorang Pesepeda Meninggal Usai Gowes di JLNT Casablanca':

[Gambas:Video 20detik]



(man/eva)