Diving Manado Tanpa Transit

Diving Manado Tanpa Transit

- detikNews
Selasa, 14 Mar 2006 06:16 WIB
Jakarta - Tentunya tak lengkap berkunjung ke Manado tanpa menikmati suasana diving (menyelam) di Bunaken, Manado. Jika hasrat tak tertahankan lagi, Batavia Air kini menyuguhkan penerbangan cepat tanpa transit. Hanya 2 jam saja dari Jakarta!Perusahaan penerbangan Batavia Air menggunakan pesawat terbarunya, yakni Airbus A319 terbang nonstop Jakarta-Manado (pp). Selain itu, pesawat jenis ini juga digunakan melayani jalur gemuk yakni, Jakarta-Medan. Kedua jalur gemuk ini sengaja diprioritaskan Batavia Air untuk bersaing dengan maskapai lainnya seperti Lion Air, Garuda, Adam Air, dan Merpati.Sebagai pesawat baru, kehadiran A319 yang didatangkan langsung dari pabriknya di Hamburg, Jerman bersaing ketat dengan Boeing 737-400. Selain menggunakan teknologi terbaru, dari segi bahan bakar, memang A319 lebih hemat dibandingkan B737-400, sehingga menjadikan A319 lebih efisien dalam pengoperasiannya.Public Relations Manager Batavia Air, Anton Situmeang mengatakan kepada detikcom, Selasa (14/3/2006) dua unit A319 Batavia Air ini adalah maskapai pertama di Indonesia sebagai pengguna pesawat terkini dengan teknologi fly by wire dengan sistem komputerisasi yang sangat canggih.Teknologi fly by wire ini berpengaruh pada kemudahan mengoperasikan pesawat. "Bila ada masalah, layar monitor akan memberitahukannya dan mengeluarkan instruksi apa yang harus dilakukan," tambah Anton. Ditambahkan Anton, saat ini Batavia Air memiliki 6 kopilot dan 5 captain untuk A319. Selama ini, Batavia Air terbang dua kali setiap hari dari Manado menuju Jakarta. Pertama pukul 07.00 WITA melalui Balikpapan, dan penerbangan kedua pukul 11.40 WIB. "Harga tiket sangat fluktuatif antara Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu," kata District Manager Batavia Air di Manado, Freddy. Namun dia tetap optimis warga Manado memilih terbang dengan Batavia Air. Terlebih, kini hanya Batavia Air yang menggunakan Air Bus sehingga penerbangan tidak melalui transit terlebih dulu."Umumnya penumpang penuh pada penerbangan dari Manado menuju Jakarta. Sedangkan dari Jakarta tidak begitu penuh. Mungkin karena waktu keberangkatan saja," tambah Freddy.Penggunaan A319 adalah usaha Batavia Air melakukan peremajaan armada dalam 10 tahun ke depan. Saat ini, Batavia Air mengoperasikan 98 penerbangan setiap hari dan melayani 25 kota tujuan di Tanah Air, termasuk Kuching (Malaysia) dan Guangzhou (China). (wiq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads