Yenny: Akses Ke Wisma Negara Lebih Mudah, Maling Orang Luar
Senin, 13 Mar 2006 19:18 WIB
Jakarta - Puteri mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau sering dipanggil Yenny Gus Dur menduga pencuri laptop (komputer jinjing) di Wisma Negara bukan orang dalam, tetapi pihak luar. Pasalnya, akses untuk ke Wisma Negara dinilai sangat mudah."Yang saya tahu Wisma Negara tidak seketat tempat lainnya. Akses orang ke sana lebih mudah. Jadi saya menduga pelaku orang luar," kata Yenny Gus Dur.Yenny mengatakan hal ini saat ditemui detikcom di sela-sela membezuk ayahnya, Gus Dur, di RSCM, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2006).Yenny yang juga telah diangkat menjadi staf khusus Presiden SBY ini mengaku tidak tahu detail soal kasus hilangnya dua laptop milik staf Jubir Presiden dan sejumlah uang milik Sesmil Mayjen TNI Bambang Sutedjo. "Tapi setahu saya pengamanan di Istana itu berlapis-lapis. Istana itu ada ring-ring. Beberapa tempat pengamanan super ketat," ujarnya.Hal ini berbeda dengan pengamanan sewaktu bapaknya menjadi presiden. Menurut Yenny, pengamanan dulu cenderung lebih rileks, tidak seketat sekarang ini. "Mungkin karena tekanan publik waktu itu berbeda dengan sekarang," tandas Wasekjen PKB ini.
(jon/)











































