Pemobil Tabrak Pedagang Mi Ayam di Jl Sudirman Gegara Ngantuk

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 22 Mei 2021 15:16 WIB
Jakarta -

Polisi menetapkan pengendara mobil, ZO, yang diduga melakukan tabrak lari pedagang dan gerobak mi ayam di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, sebagai tersangka. ZO disebut mengaku mengantuk sehingga menabrak pedagang dan gerobak mi ayam.

"Hasil pemeriksaan mengatakan pelaku, pertama, mengantuk dan kehilangan konsentrasi. Kemudian yang kedua merasa ketakutan, kemudian tidak berhenti dan melarikan diri," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo di kantor Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (22/5/2021).

Polisi juga melakukan tes urine terhadap pelaku. Hasil cek urine tersebut belum keluar.

"Setelah kita amankan, kita laksanakan pemeriksaan. Setelah itu kita juga melaksanakan cek urine kepada yang diduga pelaku, walaupun saat ini hasilnya belum keluar dan meminta visum kepada pihak rumah sakit. Jadi cek urine tidak hanya untuk melihat apakah berada di bawah pengaruh narkoba, tapi juga untuk melihat apakah berada di bawah pengaruh alkohol," kata Sambodo.

Polisi juga mengamankan rekaman CCTV dari e-TLE dan melakukan pemeriksaan tiga orang saksi di tempat kejadian perkara (TKP). Salah satu dari saksi yang merupakan pengendara motor sempat menegur pelaku untuk bertanggung jawab.

"Beberapa alat bukti yang sudah kita dapatkan adalah CCTV dari kamera e-TLE, kemudian rekaman dari CCTV surveillance dan ada tiga orang saksi yang mengetahui di TKP, yaitu dua dari sekuriti MRT. Kebetulan kejadiannya ada di seberangnya stasiun atau pintu masuk MRT dan ada satu orang pengendara sepeda motor yang sebetulnya, bahkan sempat mengejar dan berkomunikasi dengan si pelaku pada malam itu," katanya.

"Jadi pelaku melarikan diri, kemudian lampu merah di bundaran Patung Pemuda Senayan itu, si saksi ini bahkan sudah sempat berkomunikasi menyampaikan bahwa 'Bapak nabrak, Bapak harus tanggung jawab'. Cuma kemudian si pelaku ini mengatakan 'Iya... iya...', tapi kemudian tidak kembali ke TKP dan malah kemudian melarikan diri," sambungnya.

ZO dijerat dengan Pasal 310 ayat 2 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan karena diduga lalai dalam berkendara dan mengakibatkan kecelakaan dengan korban luka ringan. ZO terancam penjara 1 tahun dan denda Rp 2 juta.

"Sementara ini dikenakan yang pertama Pasal 310 ayat 2, yaitu karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas korban luka ringan dan kerusakan kendaraan. Dengan pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp 2 juta," kata Sambodo.

Polisi masih menunggu hasil visum korban. Jika korban dinyatakan luka berat atau harus dirawat 30 hari, tersangka bisa dijerat pasal lain dengan ancaman hukuman lebih berat.

Peristiwa ini terjadi di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (21/5) dini hari. Seorang pedagang mi ayam berinisial AM (37) ditabrak mobil.

Peristiwa itu terjadi di seberang Ratu Plaza, Jakarta Selatan, sekitar pukul 02.40 WIB. Korban yang tengah mendorong gerobak mi ayamnya ditabrak oleh kendaraan minibus dari belakang.

"Tiba-tiba datang kendaraan minibus yang menabrak pedagang kaki lima yang sedang dorong dagangannya tersebut. Pedagang mengalami luka-luka dan dibawa ke RSPP untuk perawatan," kata Kasi Laka Ditlantas Polda Metro Jaya AKP Robby Hefados saat dihubungi, Jumat (21/5).

(haf/haf)