Partai Demokrat Tak Yakin Ada People Power Gulingkan SBY
Senin, 13 Mar 2006 16:32 WIB
Jakarta - Partai Demokrat (PD) tidak yakin ancaman Gus Dur yang mengatakan akan ada people power dalam waktu satu bulan. Jika memang ada people power, itu tidak akan menjadi besar sekalipun pemerintah menaikkan tarif dasar listrik (TDL).Menurut Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Mayjen TNI (Purn) Muhammad Noor Aman tidak ada potensi untuk menjatuhkan pemerintahan SBY dengan kekuatan rakyat."Saya tidak melihat itu," kata Noor Aman kepada wartawan usai acara "Meet The Pers", di CKC Restaurant Menara BTN, Jalan Gadjah Mada, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2006).Aman mengatakan, sistem yang dibangun di Indonesia saat ini tidak memungkinkan terjadi hal seperti itu. Seandainya ada kelompok yang menyatakan ketidaksenangannya kemudian punya kapasitas untuk melakukan perlawanan itu tidak akan menjadi kekuatan besar."Paling cuma demo-demo gitu aja dan itu biasa kan," katanya.Selain itu Noor Aman juga menegaskan baik Megawati maupun Gus Dur tidak mungkin akan mau melakukan hal seperti itu. Sebab mereka merupakan pembangun sistem demokrasi di Indonesia saat ini yaitu presiden dipilih oleh rakyat."Jika akan menggulingkan SBY dengan kekuatan rakyat, itu akan menimbulkan budaya baru dan itu cara yang inkonstitusional," ujarnya.Noor Aman juga mengatakan jika seluruh rakyat ingin menggulingkan SBY, diperlukan suatu cambuk misalnya referendum nasional. "Jadi kalau ada sekumpulan orang yang mengaku sebagai kumpulan rakyat lalu SBY akan jatuh... saya kira nggak," tegasnya.Selain itu, imbuh dia, jika ada kelompok yang tidak siap untuk kalah dan dia masih enggan membantu pemerintah untuk membangun negara, hal itu sebagai sesuatu yang wajar karena kultur demokrasi masih belum sempurna.Mengenai kenaikan TDL, Noor Aman mengatakan, semuanya masih dalam proses. "Boleh jadi tidak naik karena itu masih belum selesai. Kalaupun naik kemudian SBY mengambil kebijakan, saya kira itu juga arif. Selain itu SBY juga punya penangkal agar hal-hal yang ditakutkan seperti penggulingan atas dirinya tidak terjadi," terang dia.
(san/)











































