Demi Liburan ke Pulau Seribu, 7 Pemuda Bikin Surat Bebas COVID Palsu!

ADVERTISEMENT

Demi Liburan ke Pulau Seribu, 7 Pemuda Bikin Surat Bebas COVID Palsu!

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 21 Mei 2021 16:17 WIB
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Amankan 7 Pemuda yang bawa surat swab palsu demi liburan ke Kepulauan Seribu
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Amankan 7 Pemuda yang bawa surat swab palsu demi liburan ke Kepulauan Seribu (Dok. Polres Pelabuhan Tanjung Priok)
Jakarta -

Tujuh pemuda ditangkap polisi setelah kedapatan membawa surat hasil swab test COVID-19 palsu. Ketujuhnya memalsukan surat swab demi liburan ke Kepulauan Seribu.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana menjelaskan, ketujuh pemuda itu ditangkap pada Rabu (19/5/2021), sekitar pukul 10.00 WIB. Ketujuhnya diamankan di Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara.

"Diawali dengan kecurigaan petugas terhadap keaslian surat keterangan yang dimiliki tujuh orang calon penumpang kapal yang menuju ke Kepulauan Seribu," kata Putu dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (21/5).

Tujuh orang calon penumpang itu adalah JA (20 th), MRL (19 th), NA (19 th), AR (19 th), MR (19 th), SD (19 th), dan SM (19 th). Ketujuhnya kemudian dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Ketujuhnya mengaku bahwa surat keterangan yang dimilikinya itu dibuat oleh tersangka JA," katanya.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP David Kanitero mengungkap modus JA memalsukan surat bebas COVID-19. Tersangka rupanya mengedit surat asli dari sebuah apotek di Bogor.

"Modusnya dari JA ini adalah JA melakukan pemeriksaan swab test COVID-19 di sebuah apotek di daerah Bogor Jawa Barat pada tanggal 10 April 2021," katanya.

"Berbekal surat asli, JA melakukan scanning terhadap surat yang dimilikinya sehingga menjadi gambar yang dapat diedit pada komputer dan memperbanyak untuk rekan-rekannya," sambungnya.

Dari para tersangka, polisi menyita 1 unit printer, 1 unit laptop, 7 lembar surat hasil pemeriksaan swab test COVID-19 antigen diduga palsu dan 1 lembar surat hasil pemeriksaan swab test COVID-19 antigen asli.

Ketujuh pemuda dijerat Pasal 263 KUHP dengan ancaman paling lama 6 tahun penjara bagi pelaku pemalsuan dan Pasal 263 ayat (2) KUHP dengan hukuman yang sama bagi yang sengaja menggunakan surat palsu.

(mei/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT