Penjelasan Dirut Garuda Indonesia soal Program Pensiun Dini untuk Karyawan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 21 Mei 2021 12:24 WIB
Jakarta -

PT Garuda Indonesia menjelaskan perihal program pensiun dini bagi karyawannya. Program ini dilakukan sebagai salah satu upaya pemulihan kinerja usaha di era kenormalan baru atau new normal.

"Saat ini manajemen tengah dalam tahap awal penawaran program pensiun yang dipercepat bagi karyawan Garuda Indonesia yang memenuhi kriteria dan persyaratan keikutsertaan program tersebut," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangan yang diterima detikcom, Jumat (21/5/2021).

"Penawaran program ini dilakukan sejalan dengan upaya pemulihan kinerja usaha yang tengah dijalankan Perusahaan guna menjadikan Garuda Indonesia perusahaan yang lebih sehat serta adaptif menjawab tantangan kinerja usaha di era kenormalan baru," sambungnya.

Pandemi Corona, kata Irfan, mengharuskan perusahaan melakukan penyesuaian aspek permintaan dan penawaran imbas penurunan jadwal penerbangan. Irfan mengatakan program ini bersifat sukarela.

"Situasi pandemi yang masih terus berlangsung hingga saat ini mengharuskan Perusahaan melakukan langkah penyesuaian aspek supply dan demand di tengah penurunan kinerja operasi imbas penurunan trafik penerbangan yang terjadi secara signifikan. Perlu kiranya kami sampaikan bahwa program pensiun dipercepat ini ditawarkan secara sukarela terhadap karyawan yang telah memenuhi kriteria. Kebijakan ini menjadi penawaran terbaik yang dapat kami upayakan terhadap karyawan di tengah situasi pandemi saat ini, yang tentunya senantiasa mengedepankan kepentingan bersama seluruh pihak, dalam hal ini karyawan maupun perusahaan," kata Irfan.

Garuda Indonesia juga akan menjamin seluruh hak karyawan yang mengambil program pensiun dini ini. Irfan mengatakan Garuda Indonesia berupaya memberikan kesempatan kepada karyawan yang ingin merencanakan pensiun sebaik mungkin.

"Garuda Indonesia memastikan seluruh hak pegawai yang akan mengambil program tersebut akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan yang berlaku serta kebijakan perjanjian kerja yang disepakati antara karyawan dan Perusahaan. Melalui program pensiun yang dipercepat tersebut, kami berupaya memberikan kesempatan kepada karyawan yang ingin merencanakan masa pensiun sebaik mungkin, khususnya bagi mereka yang memiliki prioritas lain di luar pekerjaan maupun peluang karier lainnya di luar Perusahaan," tuturnya.

Program pensiun dini ini, kata Irfan, adalah langkah berat bagi perusahaan. Irfan menjelaskan opsi ini diambil agar Garuda Indonesia bisa bertahan saat pandemi COVID-19.

"Ini merupakan langkah berat yang harus ditempuh Perusahaan. Namun opsi ini harus kami ambil untuk bertahan di tengah ketidakpastian situasi pemulihan kinerja industri penerbangan yang belum menunjukkan titik terangnya di masa pandemi COVID-19 ini," kata Irfan.

(lir/hri)