Polisi Ringkus Komplotan Bersenjata Poso
Senin, 13 Mar 2006 14:53 WIB
Jakarta - Polda Sulawesi Tengah berhasil menangkap 6 perampok bersenjata yang biasa beroperasi di wilayah Poso, Sulawesi Tengah. Mereka diduga ada kaitannya dengan ledakan bom di Pura Agung Jagad Raya 10 Maret lalu."Mereka menggunakan senjata api jenis Uzi, Revolver, dan FN," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (13/3/2006).Menurut Anton, Polda Sulteng pertama kali menangkap Budi pada 6 Maret yang lalu. Kemudian pada 8 Maret, 5 orang yang juga terkait dengan perampokan bersenjata ditangkap di Tomini. Kelima orang itu adalah Syakur, Uci, Karif, Yusman dan Waji."Mereka merampok uang tunai dan kita sedang melakukan penyelidikan untuk apa uang yang mereka rampok tersebut," kata Anton.Sampai saat ini kasus perampokan itu masih diselidiki di Polda Sulteng. Sekadar diketahui , ledakan di desa Toini, eks lokasi pemukiman transmigrasi asal Pulau Dewata Bali dan berada sekitar 30 km Barat Poso atau 175 km timur Palu itu, selain merusak rumah penjaga pura, juga mencederai Nengah Sugiarta (40) yang warga setempat.
(umi/)











































