Disuntik Rp 233 M, Jalan Lintas Timur Sumatera Segera Diperbaiki
Senin, 13 Mar 2006 14:05 WIB
Palembang - Masyarakat Sumatera Selatan, Lampung dan Jambi ke depan sudah dapat menikmati kembali Jalan Jalan Lintas Timur Sumatera seperti 10 tahun lalu: mulus. Sebab Pemerintah Sumsel mendapat suntikan dana Rp 362,54 miliar untuk perbaikan jalan negara tersebut. Perbaikan ruas jalan itu yakni antara Palembang-Jambi sebesar Rp 233,54 miliar dan Palembang-Lampung sebesar Rp 129 miliar.Demikian dikatakan Wakil Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Sumsel Heldi Sabry kepada pers di ruang kerjanya, Jalan Kapten A. Rivai Palembang, Senin (13/3/2006). "Dana tersebut sudah siap, sekarang tinggal proses tender," kata Heldi.Dana sebesar Rp 233,54 miliar untuk perbaikan ruas jalan Palembang-Jambi yakni dari APBN sebesar Rp 137,90 miliar, Pinjaman Luar Negeri (RPLN) atau pinjaman lunak Asia Development Bank (ADB) sebesar Rp 19,14 miliar, serta pinjaman lainnya sebesar Rp 76,50 miliar. Ruas jalan Palembang-Jambi sepanjang 150 kilometer dengan lebar jalan 6 meter. Ruas jalan Palembang-Lampung sepanjang 248 kilometer, lebar 6 meter. Nilai kontrak Rp 129 miliar, dana APBN sebesar Rp 108,40 miliar dan pinjaman ADB Rp 20,60 miliar."Semua pinjaman menggunakan sistem tahun jamak. Pada 2006 baru dialokasikan Rp 99 miliar. Ya, itu tadi tahap pelaksanaan tender," kata Heldi.Target kontrak dan pelaksanaan proyek diperkirakan awal April 2006. Seluruh kegiatan proyek dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga melalui satuan kerja pembangunan jalan nasional Lintas Timur Sumatera Selatan yang dikoordinir Dinas PU Bina Marga Sumsel. "Jadi dalam hal ini kita hanya sebatas koordinator, sisanya kewenangan pusat," ujarnya.Untuk diketahui, total kebutuhan anggaran pembangunan infrastruktur di Sumsel yang diajukan dalam program tahun jamak 2005-2008 sebesar Rp 882,4 miliar. Rinciannya, Palembang-Sekayu Rp 360 miliar, Sekayu-Mangunjaya Rp 83 miliar, Mangunjaya-Mura Rp 88 miliar, Muara Beliti-Muara Kelingi Rp 75,6 miliar, Muara Beliti-Perbatasan Musi Banyuasin Rp 71, 4 miliar, Prabumulih-Beringin Rp 59 miliar, Beringin-Perbatasan OKU Rp 70 miliar, perbatasan Muara Enim-Baturaja Rp 70 miliar, total Rp 882,4 miliar.Sebetulnya perbaikan Jalan Lintas Timur Sumatra merupakan proyek yang sudah lama diharapkan masyarakat di tiga provinsi itu, termasuk para pengusaha angkutan. Sebab kerusakan jalan tersebut selama 10 tahun ini menyebabkan banyak kerugian. Misalnya naiknya harga biaya angkutan atau terhambatnya proses pengangkutan.
(nrl/)











































