Penahanan Pemuda NTB yang Hujat Palestina Lewat TikTok Ditangguhkan

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 20 Mei 2021 16:41 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan (Foto: Adhyasta/detikcom)
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan (Adhyasta/detikcom)
Jakarta -

Penahanan Hilmiadi alias Ucok (23), pemuda yang menghina Palestina lewat TikTok, ditangguhkan. Penahanan pemuda asal Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), itu ditangguhkan kemarin.

"HM alias UC dilakukan penahanan dan ditangguhkan pada hari Rabu tanggal 19 Mei 2021," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (20/5/2021).

Ramadhan menyebut penyidik juga telah kembali melaksanakan gelar perkara agar kasus Ucok itu bisa diselesaikan secara restorative justice atau penyelesaian di luar pengadilan. Sebab, Ucok telah meminta maaf atas perbuatannya.

"Hari ini Kamis tanggal 20 Mei 2021 penyidik kembali melaksanakan gelar perkara untuk mencoba menggelar restorative justice yang dilakukan penyidik Ditkrimsus Polda NTB dengan pertimbangan adanya permintaan maaf pelaku dan ketidakpahaman pelaku terhadap permasalahan yang terjadi," jelasnya.

Lebih lanjut, Ramadhan mengungkapkan motif Ucok menghina Palestina melalui TikTok. Dia mengatakan Ucok hanya iseng.

"Adapun tujuan pelaku membuat konten video tersebut karena iseng mengisi waktu. Namun videonya viral dan meresahkan masyarakat," kata Ramadhan.

Diketahui, Hilmiadi alias Ucok (23) ditangkap polisi karena menghina Palestina lewat media sosial (medsos) TikTok. Pria yang bekerja sebagai petugas kebersihan di kampus swasta di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), itu terancam dipenjara 6 tahun.

Ucok ditangkap Polsek Gerung pada Sabtu (15/5). Meski telah menyatakan permintaan maaf, kasus Ucok terus diproses polisi. Ucok yang telah ditetapkan sebagai tersangka pun kemudian ditahan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Terancam terkena Pasal 28 ayat 2 juncto 45A ayat 2 UU ITE ancamannya 6 tahun penjara. Pelaku juga sudah minta maaf," kata Dirkrimsus Polda NTB Kombes Eka Wana Prasta kepada detikcom, Selasa (18/5).

Simak juga 'Kata Wakil Ketua Komisi X soal Siswi yang DO Karena Hina Palestina':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)