Sidang Pleidoi Habib Rizieq

HRS Serang Keras Kapolda Metro dan Jaksa di Pleidoi

Dwi Andayani - detikNews
Kamis, 20 Mei 2021 16:13 WIB
Habib Rizieq menangis saat membacakan pleidoi kasus kerumunan Petamburan dan Megamendung, di PN Jaktim, Kamis (20/5/2021).
Habib Rizieq menangis saat membacakan pleidoi. (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Habib Rizieq Shihab menyerang Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman yang disebut menyebarkan ancaman terkait FPI. Selain itu, Rizieq menyerang Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

Hal ini disampaikan Rizieq saat membacakan pleidoi dalam persidangan di PN Jakarta Timur, Kamis (20/5/2021). Rizieq mengatakan Kapolda Metro juga mengancam dirinya dan FPI.

"Pada hari Kamis tanggal 3 Desember 2020, Kapolri Jenderal (Pol) Idham Aziz umbar ancaman keras terhadap saya dan FPI. Lalu esoknya hari Jumat tanggal 4 Desember 2020 Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Fadil Imran juga ancam sikat saya dan FPI," kata Rizieq.

Rizieq juga menyinggung soal peristiwa penembakan yang menewaskan anggota Laskar FPI di Km 50. Dia mengatakan, pada 6 Desember 2020, rombongannya diikuti dan dipepet hingga keluar dari Jalan Tol Karawang Timur.

"Ternyata beberapa mobil asing mencurigakan yang selama ini standby depan kompleks perumahan mulai mengikuti dan menguntit rombongan kami. Dan secara mengejutkan di tengah Tol Karawang kami dikejar dan dipepet hingga keluar Tol Karawang Timur, namun berhasil dihalau dan dihalangi oleh para pengawal kami dari Laskar FPI, sehingga saya dan keluarga selamat dari kejaran mereka," kata Rizieq.

Rizieq mengatakan dirinya dan keluarga berhasil keluar dari kejaran tersebut. Namun, tim laskar pengawalnya terus dikejar dan diserang dengan ditembaki orang tak terkenal.

"Sampai pagi dini hari jam 00.30, Senin, 7 Desember 2020, Laskar pengawal kami terus dikejar dan diserang serta ditembaki secara brutal oleh gerombolan orang tak dikenal (OTK) tersebut. Saya dan keluarga selamat, tapi 6 Laskar FPI diculik, dan akhirnya mereka dibawa masuk kembali ke dalam Tol Karawang, lalu dibawa ke Km 50, selanjutnya digiring ke suatu tempat untuk disiksa dengan sadis dan dibunuh secara kejam dan biadab," kata Rizieq.

Dia mengatakan Kapolda Metro Jaya mengakui bahwa pihaknya telah mengintai dan mengikuti dirinya. Tidak hanya itu, disebut bahwa anggota Polda Metro Jaya-lah yang telah menyerang 6 anggota Laskar FPI.

"Masih di hari yang sama, Senin, 7 Desember 2020 sekitar Jam 12.00 WIB, Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman secara mengejutkan gelar siaran pers yang mengakui bahwa yang mengintai dan menguntit saya dari Sentul hingga Tol Kerawang adalah anggota Poda Metro Jaya, dan mengakui juga bahwa mereka yang membunuh 6 Laskar FPI yang mengawal saya dan keluarga," kata Rizieq.

"Bagi saya sekeluarga, pengakuan Kapolda Metro Jaya tersebut merupakan pertolongan Allah SWT yang luar biasa, karena tanpa pengakuan tersebut, maka saya dan keluarga tidak akan pernah tahu siapa pengintai dan penguntit serta pengganggu kami di Jalan Tol Karawang malam itu, dan tidak akan pernah tahu pula siapa yang menculik dan menyiksa serta membantai 6 laskar pengawal kami secara sadis dan biadab," sambungnya.

Simak video 'Habib Rizieq Klaim Diserang BuzzerRp, Dukun Hingga Intelijen Hitam!':

[Gambas:Video 20detik]