Sosok Ismail Haniyeh, Pemimpin Hamas yang Surati Jokowi

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 20 Mei 2021 14:45 WIB
Senior Hamas leader Ismail Haniyeh, flashes the sign for victory after giving a speech during Friday prayers in the southern Gaza Strip town of Rafah on May 1, 2015. AFP PHOTO / SAID KHATIB / AFP PHOTO / SAID KHATIB
Ismail Haniya, pemimpin Hamas (AFP PHOTO / SAID KHATIB)
Jakarta -

Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, mengirim surat ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meminta mobilisasi dukungan. Karier Ismail Haniyeh dimulai saat ia menjadi sekretaris pribadi pendiri Hamas, Syekh Ahmed Yassin.

Dikutip dari laman ensiklopedia Britannica, Ismail Haniyeh, yang juga dieja Ismail Haniya dan Ismāʿīl Haniyyah, lahir pada 1962 di Kamp pengungsi Al-Shāṭiʾ, Jalur Gaza.

Haniyeh ditangkap oleh otoritas Israel pada 1988 dan dipenjara selama enam bulan karena partisipasinya dalam intifada pertama (pemberontakan melawan pendudukan Israel).

Dia dikenal sebagai politikus Palestina dan pemimpin Hamas yang menjabat perdana menteri Otoritas Palestina (PA) pada 2006-2007, setelah Hamas memenangi mayoritas kursi dalam pemilihan legislatif Palestina 2006.

Setelah pertempuran antarfaksi dengan saingannya, Fatah menyebabkan pembubaran pemerintah dan pembentukan pemerintahan otonom yang dipimpin Hamas di Jalur Gaza, Haniyeh menjabat pemimpin pemerintahan de facto di Jalur Gaza (2007-2014). Pada 2017, dia terpilih untuk menggantikan Khaled Meshaal sebagai kepala biro politik Hamas.

Namun, sebelum dikenal sebagai pemimpin Hamas, Haniyeh merupakan sekretaris pribadi pendiri Hamas, Sheikh Ahmed Yassin. Haniyeh dianggap sebagai orang kepercayaan pemimpin spiritual Hamas itu. Keduanya pernah menjadi sasaran upaya pembunuhan yang gagal oleh Israel pada 2003, meskipun Yassin dibunuh hanya beberapa bulan kemudian.

Saat konflik Israel dan Palestina memanas, ia pun menggalang dukungan dari negara-negara muslim. Misalnya, Haniyeh baru saja bertemu Menlu Qatar untuk memastikan dukungan dari negara tersebut.

Terbaru, Haniyeh kini meminta Presiden Jokowi memobilisasi dukungan negara Islam dan internasional terhadap Palestina.

Simak juga 'Roket-roket Hamas Mendarat di Israel':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2