MMI Desak Ponpes Tolak Kedatangan Menlu AS
Senin, 13 Mar 2006 12:23 WIB
Yogyakarta - Rencana kedatangan Menteri Luar Negeri AS Condoleezza Rice mendapat reaksi dari Majelis Mujahidin Indonesia (MMI). MMI menyerukan kepada pondok-pondok pesantren untuk menolak kedatangannya.Alasan MMI, jangan sampai lembaga pendidikan Islam seperti pesantren terintervensi oleh politik AS.Seruan ini disampaikan oleh Ketua MMI Irfan S Awwas kepada wartawan di Markas MMI, Jalan Karanglo, Kotagede, Yogyakarta, Senin (13/3/2006).Selain itu, MMI mendesak agar pemerintah RI tidak mau diintervensi oleh pihak asing. "Berdasarkan informasi yang kami dengar, ada kemungkinan kedatangan Rice akan membicarakan kemungkinan dikembalikannya Hambali ke Indonesia. Dari tahanan Guantanamo di AS. Ini yang perlu kita waspadai, karena bulan Juni 2006 ini, Ustazd Abu Bakar Basyir akan bebas," ujarnya.Diduga lanjut Irfan, ada deal-deal politik sehingga Abu Bakar Basyir yang mengarah agar penahananannya diperpanjang atau ditahan lagi dengan kasus baru."Kami hanya bisa meminta semua pihak mewaspadai agar pemerintah tidak terintervensi. Karena terbukti, kehadiran AS di beberapa negara saat ini telah menyebarkan kebencian," katanya.Selain itu, bila benar mereka akan mengunjungi pesantren, lanjut Irfan, kami meminta untuk menolaknya. "Karena kami tidak ingin pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam akan menjadi koloni pendidikan AS," tandasnya.
(jon/)











































