Viral Larangan Memotret Pakai DSLR di Kawasan GBK, Ini Penjelasan Pengelola

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 20 Mei 2021 10:15 WIB
Banyak warga mulai berolahraga di area GBK pada Sabtu (6/6/2020). (Ahmad Bil Wahid/detikcom)
Area GBK pada Sabtu (6/6/2020). (Ahmad Bil Wahid/detikcom)
Jakarta -

Cerita seorang warga yang ditegur oleh satpam lantaran memotret dengan kamera digital single lens reflex (DSLR) di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, viral di media sosial. Pihak GBK pun menjelaskan terkait aturan larangan memotret dengan DSLR ini.

Mulanya, kisah warga yang ditegur saat memotret di kawasan GBK dengan DSLR ini diunggah oleh fotografer senior Arbain Rambey. Arbain lantas mempertanyakan dasar dari aturan tersebut.

"Motret di kompleks GBK tak boleh pakai DSLR? Apa bedanya dengan pakai mirrorless atau HP premium? Apa dasar aturan ini?" tulis Arbain melalui akunnya @arbainrambey, Selasa (18/5/2021).

Dalam unggahan tersebut tampak cerita percakapan antara seorang warga dan satpam di kawasan GBK. Warga tersebut ditegur tidak boleh memakai DSLR di kawasan GBK.

"Pak, nggak boleh moto pakai DSLR di lingkungan GBK," kata satpam dalam cerita tersebut.

"Kenapa, Pak?" tanya warga itu.

Satpam menjelaskan aturan yang berlaku memang demikian. Warga tersebut menjelaskan sudah tahu aturannya dan dia tidak sedang memotret saat ada pertandingan. Namun satpam itu menegaskan tetap tidak boleh memotret dengan DSLR.

Kemudian, warga tersebut mempertanyakan aturan ini. Satpam itu menjelaskan bahwa ia khawatir foto tersebut dipakai untuk endorse.

"Kenapa nggak bolehnya?" tanya warga itu lagi.

"Nanti takutnya foto Bapak bakal jadi endorse model Instagram itu," jelas satpam itu.

Bagaimana penjelasan pihak GBK terkait aturan ini?

Tonton juga Video: Minggu Pagi, Kawasan GBK Dipadati Ribuan Warga untuk Berolahraga

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2