Main Layang-layang Dilarang, 1.400 Orang Ditahan di Pakistan

Main Layang-layang Dilarang, 1.400 Orang Ditahan di Pakistan

- detikNews
Senin, 13 Mar 2006 11:32 WIB
Jakarta - Gara-gara bermain layang-layang, lebih dari 1.400 orang ditangkap aparat polisi Pakistan. Mereka ditangkap dalam operasi anti layang-layang yang digelar selama tiga hari di Pakistan timur.Ribuan orang tersebut ditahan karena melanggar larangan main layang-layang yang diberlakukan di sejumlah provinsi di Pakistan. Demikian seperti diberitakan Sydney Morning Herald, Senin (13/3/2006).Larangan ini dikeluarkan setelah kematian tujuh orang menjelang festival tahunan Basant yang biasanya diramaikan oleh ribuan layang-layang. Mereka tewas akibat terkena tali layang-layang yang telah dilumuri pecahan kaca atau metal.Sebagian masyarakat menentang larangan tersebut. Namun Walikota Lahore membenarkan larangan itu. Alasannya, larangan ini telah membantu mencegah timbulnya korban jiwa selama berlangsungnya festival Basant pada Minggu (12/3/2006) kemarin."Tahun lalu 19 orang meninggal pada Hari Basant. Tidak ada orang yang meninggal tahun ini," ujar Walikota Lahore Mian Amir Mahmood.Menurut juru bicara kepolisian Pakistan, setidaknya 1.430 orang telah ditahan sejak Jumat (10/3/2006) lalu karena memainkan layang-layang. Sekitar 800 orang di antaranya ditangkap di Lahore, sisanya di kota lain di Punjab. Mereka semua terancam didenda atau hukuman penjara maksimum enam bulan.Para pemain layang-layang kerap menambah kekuatan tali layang-layang mereka dengan kawat atau beling sebelum beradu di udara."Kami melakukan segenap upaya untuk melaksanakan larangan ini dan tim penyergap kami dikerahkan di kota ini," ujar Kepala Kepolisian Lahore Khawaja Khalid Farooq.Festival Basant telah diselenggarakan di Lahore selama berabad-abad dengan diwarnai aksi layang-layang. Sebelumnya, dalam operasi terdahulu, polisi berhasil membekuk lebih dari 1.100 orang sejak 5 Maret lalu karena menjual atau memproduksi benang layang-layang yang dilapisi pecahan kaca. (ita/)


Berita Terkait